![]() |
| Photo Bersama usai Razia Lapas |
Kegiatan itu dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut langsung atas arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan, guna menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Operasi penggeledahan ini berjalan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI dan POLRI, serta seluruh jajaran petugas Lapas Banjar untuk memastikan proses berjalan aman, tertib, dan menyeluruh.
Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menjelaskan bahwa hasil dari razia tersebut tim pengamanan berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang masuk dalam kategori dilarang. Barang-barang yang disita antara lain dua unit telepon genggam (handphone), kabel-kabel, gelas kaca, serta benda-benda lain yang tidak diperbolehkan ada di dalam blok maupun kamar hunian warga binaan sesuai peraturan yang berlaku.
Menurut Tutut, kegiatan pemeriksaan semacam ini bukanlah hal baru atau insidentil semata, melainkan sudah menjadi jadwal rutin yang dilaksanakan pihaknya.
"Razia seperti ini kami laksanakan secara rutin, minimal dalam satu bulan kami lakukan hingga empat kali. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan terjadwal maupun tindakan insidentil, serta pelaksanaan perintah langsung dari atasan yang wajib kami jalankan," ujar Tutut.
Terhadap barang-barang terlarang yang telah disita, pihak Lapas menjelaskan akan melakukan pencatatan dan pendataan terlebih dahulu sebelum dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.
Lebih lanjut, Tutut menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh warga binaan agar senantiasa mematuhi dan menaati seluruh peraturan tata tertib yang ada di lingkungan Lapas. Ia juga menegaskan komitmen penuh institusinya dalam memberantas berbagai pelanggaran dan perbuatan tercela, mulai dari peredaran narkotika, praktik pungutan liar, penyalahgunaan telepon genggam, hingga tindakan penipuan yang kerap dilakukan oleh oknum warga binaan.
"Kami berkomitmen kuat dalam pemberantasan Narkoba, pungutan liar, penggunaan handphone, dan segala bentuk penipuan yang dilakukan warga binaan. Kami harap kedepannya tidak ada lagi pelanggaran yang terjadi demi terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif," tegasnya.
ASEP

Posting Komentar