Polres Banjar Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026


Polres Banjar Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026

Wakapolres Banjar, Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H saat resmikan pasukan Operasi Keselamatan Lodaya Tahun 2026
BANJAR I KEJORANEWS.COM : Sebagai bentuk kesiapan personel, dan sinergitas lintas sektoral dalam mendukung pelaksanaan operasi, Polres Banjar menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya Tahun 2026, bertempat di Lapangan Apel Mako Polres Banjar, Senin (2/2/2026).


Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya Tahun 2026 dipimpin oleh Kompol, Dani Prasetya, S.H., M.H., dengan Perwira Apel Kompol, Cucu Juhana, A.K.S. (Kabag Ops Polres Banjar) dan Komandan Apel IPDA Yudho Anggono, S.H. (Kanit Turjawali Satlantas Polres Banjar).


Apel Gelar Pasukan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjar serta pimpinan instansi terkait, di antaranya Wakil Wali Kota Banjar, Ketua DPRD Kota Banjar, Dandim 0613/Ciamis, Kapolres Banjar, Kepala Lapas Kelas IIB Banjar, Dan Subdenpom III/2-4 Banjar, Kasat Pol PP Kota Banjar, serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar. Kehadiran para pejabat ini mencerminkan dukungan dan komitmen bersama dalam mewujudkan ketertiban berlalu lintas di Kota Banjar.


Sebanyak 150 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan pemerintah daerah mengikuti apel gelar pasukan. Susunan pasukan apel terdiri dari pleton gabungan Subdenpom dan Provos Polres Banjar, Satlantas Polres Banjar, Sat Samapta, Bhabinkamtibmas, gabungan Sat Reskrim dan Sat Intelkam, Satpol PP Kota Banjar, serta personel Dinas Perhubungan Kota Banjar.


Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian penting dalam rangka pengecekan kesiapan akhir sebelum pelaksanaan operasi. Apel ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi, pola tindak, serta memastikan kesiapan komando dan pengendalian di lapangan.


Operasi Keselamatan Lodaya Tahun 2026 sendiri dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Selama periode tersebut, jajaran Polres Banjar mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara humanis, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.


Adapun sasaran Operasi Keselamatan Lodaya 2026 meliputi berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm standar SNI, pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman, penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat, pelanggaran batas muatan, serta titik-titik rawan kecelakaan dan rawan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Banjar.


Melalui operasi ini, Polres Banjar menargetkan terwujudnya peningkatan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif.


Selain itu, Operasi Keselamatan Lodaya 2026 juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Secara umum, pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya Tahun 2026 tingkat Polres Banjar berjalan tertib, aman dan kondusif, sebagai penanda kesiapan Polres Banjar beserta seluruh unsur terkait dalam mendukung suksesnya pelaksanaan operasi.


Asep

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama