Gantikan Pelabuhan Lama, Dishub akan Bangun Pelabuhan Baru


Gantikan Pelabuhan Lama, Dishub akan Bangun Pelabuhan Baru

Dishub dan Komisi 2 saat tinjau pelabuhan 
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Anambas, Nurullah bersama Marjohan anggota Komisi II di DPRD Anambas akhirnya turun langsung meninjau pelabuhan yang mengancam keselamatan Siswa SMPN 2 Siantan Utara. Selasa, (20/01/2026).


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Anambas, Nurullah, mengatakan pihaknya telah melakukan pengukuran terhadap pelabuhan yang rusak sebagai langkah awal untuk penanganan lebih lanjut.


"Bangunan itu merupakan peninggalan program PNPM, jika dilakukan rehabilitasi akan membutuhkan biaya yang sangat besar tentunya pondasi harus menggunakan tiang pailling, anggaranya bisa mencapai miliaran. Oleh karena itu, kami lebih memilih membangun pelabuhan baru," ucapnya saat meninjau lokasi tersebut. 


Lanjut ia, rencana pembangunan pelabuhan baru akan dilakukan di lahan milik sekolah setelah pihaknya berkoordinasi dengan Kepala Sekolah.


"Biar tidak memakan anggaran yang cukup besar, sebaiknya pembangunan baru nantinya di lahan sekolah dan lokasinya lebih dekat anak - anak pun jauh lebih aman," terangnya.


Selain itu, Nurullah mengungkapkan pihaknya mendapat informasi dari Kepala Desa Piasan, Zainal Arifin, terkait rencana bantuan dari Pemerintah Pusat.



Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) disebut siap membangun pelabuhan pelajar melalui program Jembatan Penyeberangan Anak Sekolah (JPAS), meskipun hingga kini masih menunggu realisasi.


“Sampai saat ini kita masih menunggu realisasi program JPAS. Jika tidak terealisasi, akan kita upayakan melalui APBD Perubahan atau APBD tahun 2027," ujarnya. 


Sementara itu, Marjohan selaku anggota  DPRD Anambas, saat meninjau lokasi tersebut, juga menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan pelajar dengan menyoroti langsung kondisi pelabuhan yang dinilai sangat berisiko.


"Saya khawatir dengan kondisi pelabuhan saat ini, dengan melihat anak-anak ramai-ramai menggunakan pelabuhan ini untuk naik ke kapal. Dada saya gemetaran," ucapnya dengan penuh keperihatinan.


Ia menyarankan agar pelabuhan yang rusak tersebut dihentikan sementara tidak lagi ada aktifitas dan dialihkan ke Pelabuhan Desa Piasan meskipun jaraknya agak jauh dari sekolah.


"Memang pelabuhan ini dekat dengan sekolah, namun keselamatan harus di utamakan, lebih baik dialihkan ke pelabuhan desa walaupun harus berjalan beberapa meter kendati demikian keselamatan siswa dan siswi lebih terjamin dan aman," ujarnya.


Yuni S

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama