![]() |
| Acara Musda Dekopinda Kota Banjar |
Dalam Musda tersebut,
Asep Suharto resmi Terpilih sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Banjar Periode 2025-2030.
USai terpilih, Asep menegaskan komitmennya untuk mendorong koperasi-koperasi yang belum aktif agar lebih berperan dan mampu meningkatkan usahanya melalui semangat kebersamaan.
Menurut Asep, esensi utama berkoperasi adalah membangun kebersamaan guna mewujudkan harapan bersama. Ia menekankan bahwa koperasi tidak semata-mata berbicara soal usaha, tetapi juga mengandung nilai-nilai sosial dan kemasyarakatan yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
“Kita akan berupaya mendorong koperasi-koperasi yang belum aktif agar bisa lebih aktif lagi, sehingga usahanya dapat meningkat. Karena dalam konteks berkoperasi, kebersamaan adalah kunci utama untuk mewujudkan harapan bersama,” kata Asep.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Koperasi Merah Putih. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat koperasi desa sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan koperasi yang sehat dan berdaya saing.
Asep menambahkan bahwa Koperasi Merah Putih di wilayah Kota Banjar diharapkan dapat bersinergi dalam gerakan koperasi se-Kota Banjar, sehingga mampu bersama-sama membangun koperasi yang lebih maju, sejajar, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi ini pada akhirnya akan membantu mewujudkan masyarakat Kota Banjar yang lebih baik. Untuk itu, kami juga akan bekerja sama dengan pemerintah, tenaga profesional, dan seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.
Dalam kepemimpinannya, Asep menargetkan terbentuknya kepengurusan yang solid, efektif, dan efisien. Ia menegaskan bahwa Kopinda merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang membutuhkan pengurus dengan semangat pengabdian serta kesiapan untuk bekerja bersama.
“Kita membutuhkan kepengurusan yang siap berkhidmat, bekerja secara efektif dan efisien, serta mampu menerjemahkan nilai-nilai kebersamaan menjadi gerakan nyata,” katanya.
Saat ini, dari sekitar 90 koperasi yang terdata di Kota Banjar, baru 25 koperasi yang aktif melaksanakan kegiatan. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi kepengurusan ke depan, khususnya dalam mendorong koperasi yang belum aktif agar mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Asep menegaskan bahwa RAT merupakan indikator utama koperasi yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, pihaknya akan merancang program-program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh anggota Koperasi.
“Kunci koperasi yang berkualitas adalah mampu melaksanakan RAT sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus. Ini membutuhkan waktu serta desain program yang tepat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anggota,” pungkasnya.
Musda tersebut turut dihadiri Kepala Dekopinwil Provinsi Jawa Barat, Wali Kota Banjar H. Sudarsono beserta jajaran, serta Dinas KUKMP Kota Banjar yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Neneng Astuti.
ASEP

Posting Komentar