Masyarakat Tidak Diberi Transportasi Gratis ke Padang Melang International Folklore Festival , Tokoh BP2KKA Kritisi Pemda Anambas


Masyarakat Tidak Diberi Transportasi Gratis ke Padang Melang International Folklore Festival , Tokoh BP2KKA Kritisi Pemda Anambas

M. Padil Hasan
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Padang Melang International Folklore Festival Tahun 2023 yang digelar oleh Pemerintah Daerah (Pemda) di Pantai Padang Melang, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas selama 3 hari pada 2-4 Juni 2023, menuai kritikan keras dari Tokoh Sentral Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas (BP2KKA).


Pengurus BP2KKA Bidang Hukum dan Humas, M. Padil Hasan, S.H.,mengatakan bahwa anggaran kegiatan festival yang dianggarkan Rp1 Miliar cukup besar namun tidak ada yang diperuntukkan bagi transportasi masyarakat Anambas yang datang dari pulau-pulau ke lokasi festival yang digelar di Pantai Padang Melang, Kecamatan Jemaja.


"Tamu undangan banyak, yang hadir dari berbagai macam negara seperti, Malaysia, Singapura, Rally Yacht dari 13 negara dan juga ada penampilan kontingen seni budaya asal Sumatra Utara maupun seni budaya dari lokal, terus artis penyayi dangdut KDI, dan belum lagi acara kegiatan yang lainnya, Dan itu semua duit. Yang saya kesalkan kenapa transportasi gratis untuk masyarakat dari Padang Melang ke Tarempa dan Padang Melang ke Matak tidak ada sama sekali." Ucapnya kepada awak media ini. Minggu (04/06/2023).


Padil mengaku setuju bahwa kegiatan itu untuk mempromosikan pariwisata Anambas. Namun selain adanya anggaran yang digunakan untuk memfasilitasi tamu dari luar, seharusnya Pemda juga memberikan fasilitas untuk masyarakat Anambas.


" Saya juga staf ahli di bidang pariwisata dan saya berhak untuk kritik itu.Saya juga dapat undangan dari Pemda. Namun kenapa saya diundang saya tak mau datang, karena saya bilang kalau saya datang saya akan menggunakan anggaran sendiri dan saya tidak akan mau menggunakan dana Pemda. Karena saya tahu kondisi ekonomi masyarakat di Anambas sekarang sangat sulit ," Terangnya.


"Harapan saya semoga untuk festival di tahun yang akan datang Pemda Anambas bisa menyediakan transportasi gratis untuk masyarakat Anambas," ujarnya melalui pesan WhatsApp.


Terkait kritikan itu, pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Anambas belum menyampaikan tanggapannya. Baik Sekda maupun Kadis Pariwisata saat dihubungi melalu telepon dan Wahatapp belum memberikan jawaban.


Yuni S


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama