5 Anak Diduga akan Jadi Korban Penculikan, Begini Harapan Kades Berasan Makmur


5 Anak Diduga akan Jadi Korban Penculikan, Begini Harapan Kades Berasan Makmur

Setatus WA mbah Mimin
MESUJI I KEJORANEWS.COM: Viral bahkan jadi buah bibir warga sekitar serta kabar yang sangat mencekam atas dugaan perencanaan penculikan anak yang ditulis di sebuah setatus Whatsapp (WA) Mbah Mimin di RK 1(Rukun Keluarga) desa Berasan Makmur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji.


Dalam tulisannya, itu menyebutkan bahwa pada hari Rabu 30 November 2022 sekitar pukul 17:30 Wib diduga akan terjadi penculikan terhadap anak- anak di pasar Berasan Makmur.


Ia pun menuliskan kronologisnya bahwa sekitar pukul 17:30 Wib, ada lima orang anak- anak yang sedang asik bermain  di halaman pasar, tiba- tiba ada seorang laki -laki berjalan kaki menghampiri anak- anak tersebut. Ia diduga akan melakukan penculikan ke lima anak anak tersebut.


5 anak-anak tersebut bernama Iman(11 tahun), Anes (9 tahun), Emput (8 tahun), Habib (7 tahun) dan Ara (7 tahun).


Pada saat itu, ke 5 anak tersebut diberi uang sebesar Rp. 10.000,-(sepuluh ribu rupiah). Setelah memberikan uang kepada kelima anak itu, orang tersebut menanyakan alamat rumah serta tentang orang tua anak anak itu.


Karena situasi pasar itu semakin ramai konsumen hendak belanja di pasar, maka orang yang dicurigai itu langsung pergi menggunakan mobil Avanza berwarna silver. Ciri -ciri seseorang yang akan melakukan percobaan penculikan tersebut, berperawakan tinggi kurang lebih 170 Cm.


Tulisan yang diunggah oleh mbah Mimin tersebut sempat dibagikan lagi oleh seorang warga bernama Kusno, dan menjadi perbincangan masyarakat Mesuji, Lampung.


Saat dikonfirmasi ke Kusno. Kusno menyebutkan bahwa mbah Mimin itu adalah kakaknya yang tinggal di RK 1.


Warga lain juga menyampaikan hal yang sama. Ketika dipertanyakan terkait hal itu menyampaikan bahwa percobaan penculikan anak macam itu bukan terjadi sekali saja.


" Pas awal bulan atau pertengahan bulan lalu pun terjadi hal serupa, " papar salah satu warga 35 tahun yang enggan disebutkan namanya.


Kades Sri Wahyuni selaku Kades desa setempat ketika dipertanyakan kebenaran informasi yang dibuat oleh mbah Mimin, ia mengatakan. "Iya katanya om, tetapi saya juga belum ketemu sama anak-anak itu," ucapnya.


Beliau sebagai Kades mengimbau agar para orang tua lebih meningkatkan  perhatian ke anak -anaknya, tentunya dengan cara sesuai dengan masing-masing atau menyesuaikan dengan usia anaknya.


" Artinya kalau masih balita tentunya ditingkatkan pengawasnnya, kalau untuk anak yang usianya 5 tahun ke atas tentunya dengan cara lain, apa dengan banyak -banyak diajak ngobrol atau diceritakan bahayanya penculikan dan sebagainya serta mungkin bisa diceritakan bahwa anak itu janganlah gampang percaya sama orang asing. Pada intinya lebih ditingkatkan pengawasnnya dan juga perhatian tentunya ke anak-anaknya, " ujar Kades Sri, Kamis(01/12/2021).


Sampai berita ini dipublikasikan, belum dapat tanggapan resmi dari mbah Mimin serta belum dapat keterangan resmi dari ke 5 anak tersebut.


(Ys)

Lebih baru Lebih lama