Tinjau Bandara RHA Karimun, Ini Kata Wamen LHK RI dan Gubernur Kepri


Tinjau Bandara RHA Karimun, Ini Kata Wamen LHK RI dan Gubernur Kepri

Tinjau Bandara RHA Karimun, Ini Kata Wamen LHK RI dan Gubernur Kepri
Suasana Kegiatan

KEPRI I KEJORANEWS.COM: Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Dr.Alue Dohong berjanji akan segera memproses pengajuan alih fungsi hutan lindung yang akan digunakan untuk perpanjangan bandara Raja Haji Abdullah (RHA), di Sei Bati, Karimun - Kepri.

"Kita akan usahakan tahun ini, paling lama September nanti sudah bisa keluar izin pelepasannya dan langsung jadi APL," katanya. 

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat terbatas bersama Gunernur Kepri H. Ansar Ahmad dan Bupati Karimun Aunur Rafiq di kantor Bandara RHA. Sabtu, (16/07/2022) 

Kondisi saat ini Bandara RHA hanya memiliki panjang runway 14.300 meter. Sementara untuk didarati pesawat berbadan besar minimal panjang runway 2000 meter. Adapun rencananya manajemen bandara RHA akan memperpanjang hingga 2000 x 30 meter.

Berdasarkan SK No.76 tanggal 6 Maret 2015 kawasan hutan lindung yang berada di area Bandara RHA seluas 38,29 hektar dengan statis DPCLS, artinya ini hanya tinggal pelepasan saja. Apalagi yang dibutuhkan untuk pengembangan bandara hanya seluas 14,8 hektar.

"Jika Bandara ini menjadi besar maka akan menambah kewibawaan Karimun, mewibawaan Kepri bahkan Indonesia. Kita bangun teras depan ini agan menjadi lebih bagus dan lebih kompetitif. Agar kewibawaan bangsa kita semakin terbentuk. Karena Kepri ini berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga," terang Wamen LHK RI.

Usai rapat, Gubernur Kepri, H.Ansar Ahmad mengatakan jika Pemerintah Provinsi Kepri telah mengibahkan dana sebesar Rp 10 Miliar untuk membebaskan lahan milik warga yang terdampak pengembangan Bandara RHA ini. Sedangkan area pengembangan bandara yang melibatkan hutan lindung, proses alih fungsinya sedang di proses dan akan segera direalisasikan September ini.

"Semua daerah yang ada di Kepri, kita dorong terus pengembangan infrastrukturnya. Dan untuk Karimun, salah satunya pengembangan infrastruktur bandara. Kita perpanjang runway nya yang saat ini hanya 1400 meter, menjadi minimal 2000 meter. Kita doakan saja semua rencana yang kita buat berjalan lancar," pungkasnya.

Editor:
Andi Pratama

Lebih baru Lebih lama