Satgas Misi Kemanusiaan, Tinjau BB Kapal Angkut PMI Ilegal Ke Malaysia


Satgas Misi Kemanusiaan, Tinjau BB Kapal Angkut PMI Ilegal Ke Malaysia

Satgas Misi Kemanusiaan, Tinjau BB Kapal Angkut PMI Ilegal Ke Malaysia
Suasana Peninjauan

KEPRI I KEJORANEWS.COM : Satuan Tugas (Satgas) Misi Kemanusiaan Internasional meninjau langsung barang bukti Kapal yang digunakan untuk menampung dan mengangkut Pekerja Migran Indonesia Ilegal (PMI) yang berangkat menuju Negara Malaysia.

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Operasi Misi, didampingi Kasatgas Misi Kemanusiaan, beserta tim, Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolres Bintan, di Pelabuhan Gentong Bintan Dan Pelabuhan Sagara, Bintan, Kepri - Indonesia, (29/12).

Di lokasi peninjauan, Kepala Operasi Misi, Irjen Pol Drs. Johni Asadoma, M.Hum mengatakan bahwa kapal jenis ini didesain khusus untuk mengangkut PMI Ilegal, dan tidak sesuai dengan Kapal yang digunakan untuk mengangkut orang.

"Kapal ini dapat membawa 100 orang dengan menggunakan mesin 200 PK, sebanyak 4 Unit, sehingga kecepatannya sangat tinggi. Dari Bintan menuju Johor Bahru hanya memerlukan waktu 20 hingga maksimal 30 menit. Sehingga kapal-kapal Pol Air kita tidak mampu untuk mengejarnya," terangnya.

Suasana Kegiatan
Untuk kapal yang digunakan untuk penyeberangan dan terjadi kecelakaan hingga terbalik, lanjutnya saat ini ditahan oleh otoritas Malaysia di Johor Bahru - Malaysia.

"Ada 6 Unit kapal yang saat ini disita oleh Polda Kepri. Dan di Dermaga Gentong Bintan ini yang digunakan untuk mengangkut PMI Ilegal ke Malaysia, juga ada 4 dermaga darurat yang digunakan," ungkapnya.

Lanjutnya lagi, sudah menggelar pertemuan dengan penyidik dari Polda Kepri, dengan hasil bahwa penyelidikan sudah bagus dan tindakan-tindakan yang dilakukan mengarah kepada pelaku-pelaku yang terlibat didalam penyelundupan PMI Ilegal ke Malaysia.

"Bukti-bukti dan fakta-fakta sudah cukup kuat namun kita perlu lagi mengadakan investigasi lebih dalam menyangkut saksi-saksi dan korban yang sebagian masih berada di Malaysia," katanya.

"Untuk tindak lanjut kedepannya kita akan terus mengadakan penyelidikan-penyelidikan secara tuntas, melakukan kordinasi juga dengan KSOP untuk Investigasi dan pencegahan," pungkas Kepala Operasi Misi.

Irjen Pol Drs. Johni Asadoma, M.Hum bersama Pejabat Utama Polda Kepri

Berikutnya di lokasi kegiatan, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes.Pol.Harry Goldenhardt S, SIK, MSi mengatakan penegakan hukum pada Operasi Kemanusian, beberapa waktu yang lalu sudah mengamankan dua orang pelaku yang diduga kuat berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti.

"Kedua pelaku berperan sebagai penampung PMI Ilegal. Namun demikian proses penyidikan dan penyelidikan masih terus dilakukan oleh tim dan tidak menutup kemungkinan akan ada pelaku lainnya," tutupnya yang juga menjabat Kasubsatgas Humas Ops Misi Kemanusiaan.


Andi Pratama

Lebih baru Lebih lama