KPU BC Batam, Tidak Ada Izin untuk Masuknya Ballpress dari Luar Negeri


KPU BC Batam, Tidak Ada Izin untuk Masuknya Ballpress dari Luar Negeri

KPU BC Batam, Tidak Ada Izin untuk Masuknya Ballpress dari Luar Negeri
Suasana Penjualan Pakaian Bekas di Jodoh/Depan Ramayana

BATAM I KEJORANEWS.COM : Menjamurnya pelaku usaha yang berjualan di pusat perbelanjaan, bahu jalan, serta melalui jaringan internet/online, dengan menjajakan ballpress atau pakaian bekas dari Singapura dan Malaysia, yang masuk melalui Batam, Kepulauan Riau (Kepri) -Indonesia.

Terkait hal itu, Kepala Seksi Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai (KPU BC) Batam, Undani menyampaikan bahwa selama ini KPU BC Batam, terus menegah masuknya ballpress.

"Ballpress dari luar negeri tersebut, tidak ada izinnya. Selama ini, kita terus menindaknya," terangnya di lokasi pemusnahan rokok ilegal, Horizon Industrial Park, Sei Lekop, Sagulung - Batam, (29/12).

Namun begitu, di beberapa tempat masih marak juga penjualan pakaian bekas yang berasal dari negara tetangga, yang mana dapat mendatangkan kerugian, salah satunya diragukan kebersihannya, karena berdampak buruk bagi kesehatan pada pemakainya.

Pantauan pewarta saat berada diwilayah pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Jodoh (sepanjang jalan depan Mall Ramayana), Lubuk Baja - Batam.

Di lokasi, terdapat beragam model pakaian, mulai dari anak-anak hingga dewasa, dan barang bekas lainnya, dengan harga mulai dari lima ribuan hingga ratusan ribu rupiah. 

Lanjutnya, menegaskan kalau itu ilegal, perlu pembuktian dulu. Ballpress tersebut apa berasal dari luar negeri (Singapaura dan Malaysia), atau lokal/domestik.

"Selama ini kita tidak pernah mengeluarkan izin terkait masuknya ballpress, dan pemerintah melarang itu," tegas Kasi Layanan Informasi KPU BC Batam.


Andi Pratama

Lebih baru Lebih lama