Musim Hujan Air PDAM Tirtanusa Macet, Ini Penyebabnya


Musim Hujan Air PDAM Tirtanusa Macet, Ini Penyebabnya

Khaidir, Plt. Direktur PDAM Tirtanusa-
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Meskipun di Natuna saat ini telah masuk musim penghujan, namun penyaluran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)   Tirtanusa ke rumah pelanggan masih kerap macet.

Hal ini sering dikeluhkan oleh warga. Karena sumber Air PDAM Tirtanusa sebagai satu - satunya perusahaan daerah yang bergerak di bidang penyedia sumber air bersih di Natuna, masih menggunakan sumber air tadah hujan.

"Gak hanya macet airnya kalau musim hujan, kadang ada pasir atau kotoran lain sampai ada ular mati terbawa air juga," ujar Wantu, salah seorang pelanggan PDAM di Ranai, Senin(23/8/2021).

Kondisi ini hampir selalu terjadi di saat musim penghujan. Sementara bila musim panas, air kerumah pelanggan juga sering macet, karena sumber air PDAM sering kering, sehingga dilakukan pembatasan dan penjadwalan untuk penyaluran kerumah pelanggan.

Menanggapi keluhan pelanggan, Plt. Direktur PDAM Tirtanusa Natuna yang juga menjabat sebagai kabag Ekonomi Setda Natuna, Khaidir mengakui permasalahan yang kerap terjadi di PDAM Tirtanusa.

Menurut Khaidir, pada musim penghujan terutama saat hujan deras, sering masuk dalam pipa induk dari bak penampungan (intek) Milik PDAM pasir bahkan sampah lainnya.

" Masalahnya pipa kita ini banyak yang pipa lama, kadang kalau air lagi melimpah dari gunung, tidak terbendung, buat pipa pecah. Kemudian banyak sampah masuk, Maklum reservoar kita itu kan langsung dari gunung airnya, jadi suka ada sampah yang ikut," ujar Khaidir di Ranai, Senin (23/8/2021).

Sementara untuk perawatan meskipun dilakukan namun cukup terbatas karena anggaran perawatan yang dimiliki juga sangat terbatas. Peremajaan jaringan dilakukan hanya saat ada jaringan yang rusak dan harus diganti.

"Memang perlu ada perbaikan untuk pipa, perawatan ada meskipun tidak rutin, maklum anggaran kita terbatas. Belum lagi kita harus bayar gaji karyawan," imbuh Khaidir.

Sejauh ini sumber anggaran operasional di PDAM hanya dari pembayaran tagihan pelanggan yang jumlahnya juga tidak terlalu besar, dan dibagi untuk pembayaran gaji karyawan.

"Kadang ada pelanggan yang nunggak bayar sampai setahun, mau gimana lagi? Sementara Penyertaan modal dari pemerintah daerah tidak ada," pungkas Khaidir.

 (Piston)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama