Musrembang di Galang: Terdapat 20 Usulan, Masyarakat Harus Kawal


Musrembang di Galang: Terdapat 20 Usulan, Masyarakat Harus Kawal

Musrembang di Galang: Terdapat 20 Usulan, Masyarakat Harus Kawal
Musrembang
BATAM I KEJORANEWS.COM :Wali Kota Batam, Muhammad Rudi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kacamatan Galang, di Pelabuhan Labun. Senin (22/2/2021). 
 
Dalam kesempatan itu, ia mengajak semua masyarakat mendukung pembangunan se-Kota Batam. "Tujuan akhir semua pembangunan yang ada, adalah demi pertumbuhan ekonomi Batam dan dipastikan mampu menyejahterakan masyarakat secara keseluruhan," terangnya.
 
Wako Batam merinci semua pembangunan yang akan dilaksanakan tahun ini. Bahkan, semua pembangunan bersumber berbagai anggaran; Badan Pengusahaan (BP) Batam, maupun Anggatan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam.
 
"Kalau pembangunan selesai, geliat ekonomi Batam akan hidup. Kalau sudah hidup, semua pendapatan daerah akan meningkat dan masyarakat yang akan menikmati semua ini," katanya yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam.
 
Dalam Musrenbang tersebut, terdapat 20 usulan prioritas non PSPK. Usulan tersebut di antaranya; pembangunan jembatan penghubung Air Raja Mas sepanjang 60 meter, penerangan lampu jalan dari Simpang Seiraya-Camping-Sembulang Hulu-Sembulang Tanjung-Pelabuhan sebanyak 300 titik.
 
Selain itu, pambangunan pelabuhan di Kampung Batu Putih, pembangunan sekolah, semenisasi, gedung pustu, dan sebagainya. Ia meminta semua masyarakat ikut mengawal usulan prioritas yang diusulkan dalam APBD 2022 tersebut.
 
Selain usulan prioritas, dalam Musrenbang disampaikan usulan non prioritas non PSPK sebanyak 96 usulan yang tersebar di delapan kelurahan yang ada di Batam.
 
"Kalau ada yang tidak tertampung, bisa kita usulkan ke Provinsi Kepulauan Riau demi pembangunan di Pulau Galang dan Kota Batam secara umumnya," jelasnya.
 
Berikutnya Camat Galang, Ute Rame mengatakan semua usulan prioritas tersebut sudah melalui pra Musrenbang. Sehingga, apa yang dibahas dalam Musrenbang tingkat kecamatan tersebut benar-benar sudah menjadi prioritas masyarakat. "Semua sudah sepakat dalam pra Musrenbang, dan sama-sama nantinya dikawal di tingkat Musrebang tingkat Kota Batam," tutupnya.


Andi Pratama
Lebih baru Lebih lama