Peringati Hari Dharma Samudra ke 59, KASAL Rencananya akan ke Natuna


Peringati Hari Dharma Samudra ke 59, KASAL Rencananya akan ke Natuna

Kolonel Laut (P) Dofir -
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Kepala Staf TNI Angkatan Laut, laksamana TNI Yudo Margono dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Natuna pada  pertengahan Januari mendatang. Kedatangan orang nomor 1 di TNI AL ini bertepatan dengan peringatan Hari Dharma Samudra ke 59 yang jatuh tepat pada tanggal 15 Januari 2021.

Komandan pangkalan TNI AL Ranai, kolonel Laut (P) Dofir saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengungkapkan, bahwa KSAL dalam kunjungannya nanti direncanakan akan menjadi inspektur upacara peringatan Hari Dharma Samudra di Natuna.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut, laksamana TNI Yudo Margono

"Rencananya seperti itu, jadi nanti KSAL akan menjadi inspektur upacara peringatan Hari Dharma Samudra, di Natuna," ujar Danlanal Ranai, Rabu (6/1/2021).

Seperti yang biasa dilaksanakan TNI AL,  pada peringatan hari Dharma Samudra di Natuna nanti rencananya  akan digelar diatas Kapal Perang Republik Indonesia, KRI Semarang 594, yang merupakan kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD) ke 5 kelas KRI Makasar, buatan PAL Indonesia, Surabaya. 

Selain rencana kunjungan kerja KSAL, Laksamana TNI Yudo Margono, Mentrri pertahanan Republik Indonesia, Prabowo juga dikabarkan akan melakukan kunjungan kerja ke Natuna. 

Kedatangan Menhan ini rencananya berkaitan dengan peresmian kapal selam milik TNI AL di Natuna. Namun Danlanal Ranai, Kolonel Laut (P) Dofir mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai kunjungan Menhan tersebut.

"Ya itu merupakan kewenangan dari pihak kementerian, kami belum mendapat kabar, tapi memang informasi awal yang kami terima kan melakukan kunjungan dalam rangka peresmian kapal Selam di Natuna," kata Dofir.

Hingga saat ini kepastian kedatangan Menhan Prabowo Subiakto masih belum diterima pihak pangkalan TNI AL Ranai.

Dikutip dari CNBC Indonesia, kapal selam yang akan diresmikan di Natuna itu merupakan salah satu kapal yang disiapkan pemerintah Indonesia guna memperkuat pengamanan patroli laut terutama di perairan Natuna .

" Kami juga masih menunggu kepastian mengenai kedatanagn Menhan, " tandas Dofir.

( Pjp)
Lebih baru Lebih lama