Sat Binmas Iptu Sarijo Hadiri Acara KML secara Virtual yang di Gelar Kwarcab Mesuji


Sat Binmas Iptu Sarijo Hadiri Acara KML secara Virtual yang di Gelar Kwarcab Mesuji

Iptu Sarijo, Adi Sukamto dan Dwiki

MESUJI I KEJORANEWS.COM: Sudah ketiga kalinya Kwartir Cabang Pramuka Mesuji menggelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan(KML), di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri(SMKN) Tanjung Raya secara virtual yang dibuka oleh Adi Sukamto selaku Ka Pusdiklat mewakili Ka Kwarcab.

Selaku Ka Pusdiklat Adi Sukamto mengatakan, "saya atas nama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Mesuji sangat mengapresiasi kepada seluruh jajaran Panitia dan Korps Pelatih serta seluruh peserta kursus, sehingga kegiatan ini dapat terwujud. Sebab, meski dalam pandemi Covid 19 kita masih bisa melakukan kegiatan yang besifat positif meskipun penuh dengan keterbatasan," kata Adi Sukamto.

"Lanjutnya, kegian ini merupakan sebuah motivasi bagi generasi kita. Jangan sampai kegiatan yang baik ditinggalkan meski dalam masa pandemi, saya berharap agar kursus yang dilaksanakan ini bisa menjadi motovasi bagi para Pembina pramuka dan para generasi muda agar mereka terdorong untuk berperan aktif dilingkunganya Masing-masing. Karena disaat seperti ini, obat kita ialah optimisme dan semangat serta tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan, ujarnya.

Dewasa ini muncul indikasi atau kecenderungan adanya kemunduran Gerakan Pramuka. Hal ini diindikasikan dengan eksistensi dan peran Gerakan Pramuka yang semakin berkurang serta keterlambatan menyesuaikan diri atas berbagai dinamika perubahan yang terjadi. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya revitalisasi Gerakan Pramuka melalui upaya pemberdayaan yang dilakukan secara sistematis, berkelanjutan dan terencana untuk lebih meningkatkan peran, fungsi dan tugas pokok serta memperkokoh eskistensi organisasi Gerakan Pramuka, harapnya.
Adi Sukamto ketika Penyerahan Bendera Pusdiklat pinsus
Signifikansi keberadaan Gerakan Pramuka sebenarnya dapat bermanfaat bagi perbaikan kondisi kaum muda dan Gerakan Pemuda saat ini yang sedang di dera beberapa penyimpangan(patologi) yakni, meningkatnya jumlah kaum muda yang tidak dapat melanjutkan pendidikannya menuju jenjang yang lebih tinggi, kenakalan remaja, budaya hidup konsumtif serta hedonistik, banyaknya praktek kekerasan di kalangan pelajar baik sekolah dasar dan sekolah menengah maupun di peguruan tinggi.

Mayoritas anggota Gerakan Pramuka belum menghayati sistem nilai organisasi, pengurus dan organisasi Gerakan Pramuka terkesan masih kurang berinovasi dan jarang berkarya serta gugus depannya tidak menyelenggarakan kegiatan kepramukaan sebagaimana mestinya.

Pada dasarnya ada beberapa essensi revitalisasi Gerakan Pramuka yang harus diprioritaskan, yakni secara organisasional Gerakan Pramuka harus Eksis serta hidup dinamis dan memiliki keseimbangan terhadap dinamika masyarakat yang melingkupinya dengan tetap mempertahankan tradisi yang baik. Disamping melakukan beragam inovasi dan pembaharuan yang lebih transformatif dan progressif.

Selain itu, upaya revitalisasi ini juga harus mampu menghasilkan Gerakan Pramuka yang berdaya guna dan diminati oleh kaum muda sebagai elemen paling potensial bagi kemajuan bangsa. Langkah revitalisasi ini pun harus pula memperhatikan aspek teleologis (memiliki dimensi kebertujuan yang jelas).

Beberapa hal yang harus dijadikan target pencapaian revitalisasi diantaranya adalah Gerakan Pramuka dapat diterima dan diminati oleh kaum muda sebagai pilihan dalam proses belajar berorganisasi. Gerakan Pramuka harus dapat dipercaya sebagai wahana pembentuk watak atau karakter (character building) dan mengembangkan kepribadian kaum muda yang pancasilais dan peka akan realitas sosial yang ada disekitarnya.

Gerakan Pramuka dengan Prinsip Dasar Metodik Pendidikan Kepramukaan(PDMPK) harus dapat melaksanakan kegiatannya secara cerdas dan secara kontekstual dapat membantu menangkal serta membantu menyelesaikan berbagai masalah kaum muda. Gerakan Pramuka, ke depan, harus dapat berperan sebagai institusi yang menyelenggarakan pendidikan bela negara mulai dari tingkat usia dini hingga usia dewasa.

Kakak-kakak yang saya banggakan, kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan(KML) golongan penegak ini, semacam membekali dan mendidik kaum muda dalam gerakan pramuka menjadi peserta didik yang terampil dan bertanggung jawab. Dimana Para peserta didik Gerakan Pramuka Gugus depan sangat membutuhkan dedikasi dari para pembina pramuka ini. Mereka sangat membutuhkan bantuan dan bimbingan dari kita semua sebagai Pembina Pramuka.

Kegiatan kursus seperti ini merupakan jenjang kursus yang harus diikuti oleh seorang pembina pramuka di gugus depan. Dan kegiatan ini adalah merupakan salah satu informasi, yang mana betapa pentingnya peran serta pembina pramuka untuk mendewasakan peserta didik. Dalam Pramuka, kegiatan ini wajib bagi para pembina, karena dalam kursus nantinya dijelaskan bagaimana Susunan Keorganisasian Kepramukaan dan tanggung jawab serta fungsi pembina Pramuka. Saya meminta kepada seluruh peserta KML Golongan Penegak ini agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh.

Cobalah berangkat dari jiwa dan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap masalah yang akan dikaji. Sehingga kakak-kakak nantinya akan mendapatkan sesuatu yang baru. Kursus Mahir Lanjutan(KML) merupakan bagian lanjutan dari Kursus Mahir Dasar(KMD) yang sudah pernah kakak ikuti sebelumnya dan juga perlu kakak ketahui bahwa Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan adalah jenjang pendidikan tertinggi bagi Pembina pramuka sehingga diharapkan kepada seluruh peserta kursus ini disamping harus mahir dalam teknik kepramukaan juga memiliki kompetensi di bidang lainnya, untuk bisa memberikan pembinaan serta pendidikan kepada anak-anak di gudep Masing-masing.

Mengingat ilmu pengetahuan dan teknologi, struktur dan fungsi sosial budaya masyarakat senantiasa berubah, maka kadar kemahiran membina pramuka pun perlu berubah meningkat dan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

"Saya juga berharap kepada para peserta yang mengikuti Kursus Mahir Lanjutan(KML) nantinya mampu terus menerus mengembangkan kemahirannya secara mandiri atau secara berkelompok dengan salih asuh, salih asah dan salih asih melalui Pertemuan-pertemuan “Karang Kemitraan”, “Gelang Ajar” dan kegiatan kepramukaan lainnya," tuturnya.

"Melalui kegiatan ini saya juga berharap agar dapat memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap mental bagi para pembina pramuka, sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga mampu menciptakan Calon-calon pemimpin dari para peserta didik. Meningkatkan kapasitas dan kualitas pembina pramuka, agar tetap bersemangat dalam memberikan pengabdian kepada Gerakan Pramuka Khususnya di Kwartir Cabang Mesuji. Serta tetap teguh pada semboyan Ikhlas Bakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana, serta taat pada motto Gerakan Pramuka Satya Kudarmakan Darma Kubaktikan, sebagai upaya pencapaian program Kwarcab Mesuji untuk memastikan ketersediaan Pembina Pramuka di seluruh Gugus Depan, baik Pembina Putra maupun Pembina Putri, tutupnya.

Ditempat berbeda, Kasat binmas polres mesuji Iptu Sarijo mewakili Kapolres Mesuji AKBP ALIM.SH.S.IK mengatakan, Pelatihan KML tingkat Kabupaten Mesuji yang di adakan di SMKN Tanjung rRaya kegiatan KML berlangsung dari tanggal 8 sampai tanggal 12 Desember 2020 dalam kegiatan tersebut di buka oleh Kak Adi Sukamto mewakili Ka KwArcab kak Syamsudin(Sekda mesuji). Kegiatan di ikuti oleh 9 Putra serta 10 Putri, sedangkan instruktur dari kwarcab dan dari kwarda lampung Kak Dwiki, tutur Sarijo ketika di konfirmasi, Jum'at(11/12/2020).

"Saya berharpan, agar dalam acara KML adanya kaderisasi di tubuh pramuka yang nantinya di harapkan bisa membawa kwarcab Mesuji yang lebih baik dan mengharumkan nama mesuji, harapnya.




(Yusri)

Lebih baru Lebih lama