{[["☆","★"]]}
Bentuk Tribun Bola Saat ini
MESUJI I KEJORANEWS.COM: Proyek peningkatan bangunan sarana dan prasarana olah raga seperti Tribun olah raga di lapangan bola yang bersumber dari Dana Desa tahun 2020 di Desa Adi Mulyo, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji diduga mangkrak dan diduga Bajaringannya yang terpasang bukan Setandar Nasiaonal Indonesia(SNI).

Pasalnya dari amatan krew media di lapangan, bangunan tersebut hingga tanggal 6 bulan oktober ini belum kunjung selesai dikerjakan oleh rekanan di karenakan para pekerjaanya diduga tersendat terkait pembayarannya, bahkan pembangunan hanya terlihat pondasi, tembok, tumpukan tanah, tiang dan pemasangan Bajaringan yang bukan SNI baru akan dikerjakan serta anehnya lagi banguanan tersebut di silpakan tapi lucunya ada barang material berupa tiga sak atau tiga kantong semen sampai keras membeku karena kelamaan tidak dimanfaatkan.

Dari pamplet atau plang informasi yang terpampang di lokasi bangunan Tribun yang disilpakan itu menggunakan anggaran DD tersebut di kelolah oleh Tim Pelaksana Kegiatan(TPK) yang nilai pagu anggaran mencapai RP 72.650.600.00 (tujuh puluh dua juta enam ratus lima puluh ribu enam ratus rupiah).

Paijo(nama samaran) salah satu pekerja yang ada ditempat pembangunan ketika kita pertanyakan kenapa Bajaringannya bukan SNI ia mengatakan, "maaf mas saya hanya terima upahan masang saja, bajaringan ini yang menyediakan pihak Desa dan bukan beli dari kami mas dan bahkan pihak TPK memohon untuk dikerjakan segera mas," ujarnya dengan singkat.

Krew media ketika konfirmasi melalui pesan singkat melalui WhatsApp kepada TPK bernama Mul, ketika dipertanyakan terkait pekerjaan dimulai sejak tanggal berapa, bulan berapa dan berakhir pada tanggal berapa, bulan berapa. Dirinya mengatakan, Kalau tribun itu sebanarnya udah lama pak pekerjaannya tapi belum selesai karena terkendala dengan materialnya pak, tapi untuk sekarang ini udah dipasang atap pak sedang dipekerjakan, pesanya dengan singkat, Sabtu(10/10/2020).

Ketika krew media konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp dari pukul 17:05 Wib ke Kades Adi Mulyo namun sayang pesan tersebut tanpa dibalas, hanya sekedar dibaca oleh kadesnya, diduga seakan diabaikan atau diduga elergi balas pesan dari media dan sampai berita ini diterbitkan tak ada balasan dari kades.

(Hp/M.Sagiman)


 
Top