{[["☆","★"]]}
Tommy
JATIM I KEJORANEWS.COM: Desa Slambrit, Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan ternyata menyimpan pelaku UMKM potensial yang tidak banyak diketahui orang. Karyanya mampu menembus pasar internasional, Amerika Serikat adalah salah satu negara yang salah satu  warganya pelanggan  Darbuka produk Slambrit hingga kini.

Pelaku usaha pembuatan. Darbuka ini adalah Tommy dan keluarganya. Lewat tangan trampil membuahkan alat musik khas Mesir dia memproduksi Darbuka. Kualitas yang bagus juga ketepatan waktu jadi membuat produknya banyak diminati.

Orang biasanya datang ke rumahnya di dusun Pesanggrahan RT 3 desa Slambrit untuk memesan. Atau kalau sedang ada stok transaksi bisa dilaksanakan saat itu juga, meski saat pandemi Covid-19 ini Tommy, salah satu pemilik usaha keluarga mengaku lebih banyak melayani pemesanan online.

Terinspirasi dari hasil melihat orang yang memainkan alat musik ini di daerah Karang Pandan, Tommy yang saat tulisan ini dibuat berusia 24 tahun mengaku ingin membuat. Ketrampilan menabuh kendang dia miliki maka dia merasa ingin betul membuat. 

Waktu itu Juli tahun 2019, Tommy sudah bisa membuat Darbuka untuk dijual. Ini membuatnya punya ide mengembangkan. Hingga kini telah 2 tahun berjalan. Pesatnya usaha berbanding lurus dengan kewalahan menerima pesanan. Hingga akhirnya ia mempekerjakan anak muda tetangga.

Suksesnya mampu membuka peluang lapangan kerja. 

Dalam pengerjaan terlibat 7 orang pekerja. Sehari bisa menghasilkan hingga 10 buah Darbuka. Dari 10 alat itu keuntungan rata rata adalah Rp.500.000. Dipakai untuk membayar upah kerja dan biaya prodyksi. 

Tommy yang masih muda ternyata punya motivasi mulia "Motivasi saya adalah untuk menciptakan lapangan pekerja’an buat saudara saya karena banyak saudara yang pendidikannya kurang jadi buat nyari pekerjaan agak sulit," ujarnya.

Dia telah buktikan. Upayanya berhasil. Ingin terus mengembangkan usaha. Berharap dukungan dari pemerintah pula. Agar bisa terus berkembang dan makin maju. Semakin banyak dia bisa membuat orang bekerja di tempatnya, dia merasa bahagia. Karena bisa memberi manfaat dengan menyediakan lapangan pekerjaan. 

Mengetahui ada Satria Emas, pusat strategi dan pelayanan ekonomi maslahat di Kabupaten Pasuruan, tempat Tommy tinggal memunculkan harapan untuk usahanya makin berkembang. Satria Emas adalah klinik UMKM yang mendampingi para pengusaha mikro kecil dan menengah itu agar lebih berdaya, mampu bersaing, dan semakin bagus dalam berproduksi serta pemasaran. 

Itu yang dikatakan Musdalifah, koordinator Satria Emas Kabupaten Pasuruan saat Menerima pelaku UMKM bersama pejabat disperindag Misbakhul Munir di di kantor Disperindag Raci Bangil Pasuruan. 

Pelaku usaha seperti Tommy akan didampingi oleh pendamping khusus UMKM yang ada di tiap kecamatan. Agar bisa memecahkan berbagai persoalan usahanya serta membantu mengembangkan usaha pula. 

Angin segar yang bagus bagi pelaku UMKM Kabupaten Pasuruan. "Kami hadir untuk memanjakan pelaku UMKM," tutur Musdalifah  melanjutkan, Jum'at(30/10/2020).

(Anis Hidayatie)

 
Top