{[["☆","★"]]}
Ekspor Migas di Kepri: Capai US$ 222,97 Juta, September 2020
Kapal Membawa Migas
TJ.PINANG I KEJORANEWS.COM : Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, Agus Sudibyo menyampaikan bahwa perkembangan nilai ekspor Provinsi Kepri pada September 2020 mencapai US$ 1.028,46 juta. Atau naik sebesar 3,72 persen dibandingkan Agustus 2020.
 
"Kenaikan nilai ekspor Provinsi Kepri dikarenakan naiknya ekspor Minyak dan gas (Migas) pada September 2020. Dimana ekspor Migas September 2020 sebesar US$ 222,97 juta atau  naik 28,46 persen  dibanding Agustus 2020," terangnya di Tanjung Pinang - Kepri. Jum'at, (16/10/2020)
 
Sedangkan nilai Ekspor non Migas, lanjutnya September 2020 mencapai US$ 805,49 juta atau turun 1,53 persen dibanding  Agustus 2020. Ekspor non Migas HS 2 digit terbesar selama Januari-September 2020 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) mencapai US$ 2.779,12 juta  dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 39,39 persen.
 
Sementara itu, jelasnya selama Januari-September 2020, Singapura menjadi negara tujuan ekspor non Migas terbesar hingga mencapai US$ 2.281,80 juta dengan peranannya sekitar 32,35 persen. Disamping itu juga menjadi negara tujuan ekspor Migas terbesar yang mencapai US$ 1.354,83 juta dengan peranannya sebesar 81,04 persen.
 
Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau Januari - September 2020 terbesar adalah:
Melalui pelabuhan Batu Ampar-Batam US$ 4.055,28 juta;
Melalui pelabuhan Sekupang-Batam US$ 1.309,13 juta;
Melalui pelabuhan Kabil/Panau US$ 939,90 juta;
Melalui pelabuhan Tarempa US$ 787,80 juta;
Melalui pelabuhan Tanjung Balai Karimun US$ 683,51 juta.
 
"Peranan kelima pelabuhan tersebut, terhadap ekspor Januari - September 2020 mencapai 89,11 persen," tutup Kepala BPS Kepri.
 
 
Andi Pratama
 
Top