{[["☆","★"]]}
Bupati Abdul Hamid Rizal
bertindak sebagai pembina upacara 
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Memperingati Hari Jadi Kabupaten Natuna ke 21,tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Natuna menyelenggarakan upacara khusus, dengan mengenakan busana Kurung Melayu. 

Bertindak sebagai Pembina upacara, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal. Upacara  yang digelar di halaman Gedung Daerah jalan Batu Sisir Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur. Senin (12/10/2020) itu dihadiri juga oleh para anggota DPRD Natuna,  pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Forkopimda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh pemuda Natuna.

Pada kesempatan itu, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal yang mengenakan kuring melayu berwarna biru dalam pidatonya menyampaikan bahwa, sudah 21 tahun Natuna menjadi Kabupaten, sejak ditetapkan Undang-undang nomor 53 tahun 1999 dengan waktu tersebut sudah banyak hal yang telah dicapai.

Pembangunan di dalam berbagai bidang prioritas telah membuahkan hasil yang menggembirakan. Dirinya berharap, kedepan lebih banyak yang harus dilakukan untuk memenuhi tanggungjawab seiring tantangan yang semakin kompleks.

”Untuk itu, kita merumuskan RPJM sebagaimana ditetapkan dalam Perda Nomor 7 tahun 2016 dan di jabarkan dalam visi dan misi pembangunan dengan upaya mewujudkan masyarakat Natuna yang cerdas, mandiri dalam kerangka keimanan dan budaya tempatan,” ungkap orang nomor satu di Kabupaten Natuna itu.

Hamid juga membeberkan bahwa, pembangunan di dalam berbagai bidang prioritas telah membuahkan hasil yang menggembirakan.

“Jaringan komunikasi di kecamatan-kecamatan sudah 4G, pelabuhan kapal juga sudah bisa disinggahi kapal Pelni dan perintis, jalan dan jembatan, tahun ini alhamdulillah sudah hampir semua selesai,” beber Hamid.

Kendati demikian, pelaksanaan pembangunan skala nasional mengalami kendala yang diakibatkan wabah global Covid-19 hal ini juga berdampak pada proses pembangunan di Natuna.

Sebab sambung Hamid, fokus penyelenggaraan pembangunan beralih pada upaya pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sekaligus menjaga stabilitas yang muncul dari dampak pembatasan aktivitas masyarakat.

Natuna sampai saat ini masih dalam kategori zona hijau sehingga pelaksanaan pembangunan serta aktivitas perekonomian masyarakat dapat terus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan.

”Upaya pemenuhan kebutuhan hidup diibaratkan dua sisi koin yang tidak dapat dipisahkan, menjadi tanggungjawab pemerintah namun harus pula dipatuhi. Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh ASN agar sama-sama berupaya menjadi agen perubahan, menjadi panutan serta tauladan dalam sikap dan kebiasaan penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat,” pinta Hamid.

Upacara ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan berupa, penghargaan dari BKKBN kepada Ketua TP PKK Natuna, penghargaan dari Gubernur Kepri atas kinerja penyaluran Dana Desa, penghargaan dari Gubernur Kepri kepada Dinas Kesehatan atas pencegahan stunting dan inovasi ‘SIBERES’ sebagai inovasi pelayanan publik tahun 2020, serta penghargaan-penghargaan lainnya.

Bupati bersama FKPD

Pimpinan OPD dan Tokoh Masyarakat



(Pur)

 
Top