{[["☆","★"]]}

Gubernur Kepri Foto Bersama Dengan Tokoh Agama
KEPRI I KEJORANEWS.COM :Gubernur Kepulauan Riau, H. Isdianto menghadiri Silaturahmi bersama tokoh agama, Ormas dan Mubaliq bertempat di Aula Masjid Agung Karimun. Kamis, (20/08/2020) 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kepri bertekad untuk terus melanjutkan gagasan-gagasan pembangunan bidang keagamaan yang telah di gagas saat ini.

Karena menurutnya, bidang keagamaan sangat penting sebagai bekal, terutama bagi para generasi penerus sehingga menjadi insan yang mulia baik di dunia maupun akhirat. "Selain itu tentunya, kita berharap Kepri akan selalu di rahmati dan di berkahi jika kita fokus membangun bidang keagamaan," katanya.

Selain itu, lanjutnya bahwa silaturahmi dilakukan betujuan dalam rangka evaluasi, dalam arti sejumlah masukan yang datang dari para tokoh agama sehingga nantinya dapat meningkatkan kualitas dari pembangunan dibidang keagamaan.

Berikutnya, terkait pandemi Covid-19, ia berpesan agar tidak takut namun jangan acuh karna virus ini ada maka jangan di anggap sepele, caranya dengan mendisiplinkan diri.

"Di era adaptasi kebiasaan baru kita harus disiplin dengan cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker, karna yang menjaga diri kita adalah diri kita sendiri sembari berdoa agar pandemi ini segera sirna," pesannya.

Terakhir, di tahun baru Islam 1 Muharram 1442 H ini. Gubernur mengajak semua untuk menjadikan ini momen intropeksi diri. "Dengan harapan agar di masa depan menjadi lebih baik. Kita semua lebih bersatu untuk membangun Kepri semakin baik lagi," pungkasnya.

Sementara itu, Sekdaprov TS Arif Fadillah mengatakan bahwa silaturahmi sendiri dalam rangka terus menjalin kedekatan bersama semua pihak terkait, apalagi dibidang keagamaan yang mana Pemprov bertekad membangun bidang keimanan dan ketakwaan.

"Kepri selalu menggiring agar bagaimana kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan baik," katanya.

Ia melanjutkan, misalnya memberikan dukungan insentif yang hingga kini sampai 14 ribu lebih para guru agama dan TPQ dan sudah berjalan dengan baik selama 2 tahun. "Alhamdulillah kebijakan tersebut berlanjut dan kami bersyukur bahwa semua kegiatan keagamaan dapat berjalan baik di Kepri," terangnya.

 

Andi Pratama

 
Top