{[["☆","★"]]}
Bupati Kepulauan Anambas pada saat acara penyerahan BLT kepada masyarakat -
ANAMBAS | KEJORANEWS.COM : Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH mengakui masih terdapat kekeliruan data penerima Bantuan Sosial (Bansos) terdampak pandemi Virus Corona atau Covid-19. Namun, pihaknya akan terus berupaya melakukan perbaikan terhadap kekurangan data tersebut. 

Hal itu disampaikannya langsung pada saat menjumpai sejumlah wartawan seusai penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Halaman Taman Bermadah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan. Selasa (12/05/2020)

"Saya kira, soal data penerima Bansos harus kita akui, masih terdapat banyak kelemahan, namun, kita juga harus terus memperbaikinya," Tutur Abdul Haris. 

Lanjut dia mengatakan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari awal sudah mewanti-wanti agar sistem pengelolaan anggaran bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19, dikelola dengan baik atau dengan kata lain tidak main-main. 

"Hal ini juga sudah diamanatkan Mendagri dan KPK, agar pengelolaan anggaran bantuan Covid-19 ini, tidak main-main," Terang Haris. 

Haris yang juga politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan sumber anggaran yang diberikan kepada masyarakat masih bersumber dari APBD Kabupaten Kepulauan Anambas. Lantaran itu, ia menegaskan sistem pengelolaannya dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya. 

"Jika masih ada kekurangan, saya kira perlu segera kita perbaiki. Karena pusat juga memahami terkait dengan kekurangan data ini," Tambahnya. 

Ia pun kembali menegaskan, jika nantinya bencana virus corona ini masih mewabah hingga Desember tahun ini, maka ia bersama Wakil Bupati bersedia memberikan penghasilannya untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

"Ya, kita liatlah, jika bencana ini masih sampai Desember, maka saya bersama pak Wakil Bupati bersedia memberikan gaji kami kepada masyarakat," Sambungnya. 

Sementara itu mengenai penyaluran BLT, lanjut Haris, pihaknya bersama bank BRI, BNI dan Kantor Pos akan melakukan koordinasi untuk mencari kemudahan bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat di pulau-pulau seperti Kiabu.

Diketahui penerima BLT dari Kementerian Sosial (Kemensos) berjumlah 3006 KK. Namun jumlah tersebut, masih akan terus divalidasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Anambas.

(Ardian) 
 
Top