{[["☆","★"]]}
Ibrahim Koto ( baju kuning)-
BATAM I KEJORANEWS.COM : Memperingati hari Kebangkitan Nasional ke 122 Tahun yang jatuh Tanggal 20 Mei 2020, Laskar Ampera Arief Rachman Hakim Angkatan 66 Kepri mengadakan Dialog  Bangkitkan Cita Luhur Aktivis 66, bertempat di Sekretariat Kompleks Town House Anggrek Sari Batam Centre, Batam. 

Pada kegiatan ini, Ibrahim Koto Ketua Laskar Ampera Arief Rachman Hakim Angkatan 66 Kepri menyampaikan kilas balik terkait sejarah pergerakan bangsa Indonesia.

Disampaikannya bahwa Kebangkitan Nasional dimulai semenjak berdirinya Boedi Oetomo Tahun 1908 yang lalu, dan pergerakan tersebut terus menginspirasi pergerakan selanjutnya baik pergerakan persatuan pemuda yang disebut Soempah Pemoeda 1928,Pergerakan Kemerdekaan dan termasuk pergerakan aktivis 1966 melawan PKI yang melakukan gerakan yang disebut G.30 S/PKI.

" Landasan Gerak Aktivis tahun 1966 dikenal dengan Tritura yaitu Bubarkan PKI, Perombakan Kabinet dan Turunkan Harga." Ujarnya.

Tritura itu katanya merupakan Landasan Politik Kebangsaan bagi Laskar Ampera Arief Rachman Hakim yang dikomandoi oleh Fahmi Idris.
Pergerakan Aktivis Angkatan 66 telah membuahkan hasil berupa terealisasinya Tritura tersebut.

Menurutnya, sehubungan dengan  pengelolaan Negara Kesatuan Republik Indonesia bersifat dinamis, dan regeneratif akan banyak faktor yang akan mempengaruhinya, sehingga nilai- nilai Tritura yang digelorakan Aktivis 66 masih akan relevan.

" Dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini, kita Laskar Ampera Arief Rachman Hakim Angkatan 66 Kepri berharap bisa mengingatkan dan membangkitkan kembali  semangat suci jiwa ketokohan para aktivis 66 yang masih aktif berkiprah di berbagai kelembagaan negara, partai politik,pengusaha dan kemasyarakatan untuk mau berkontribusi bagi perbaikan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat melalui wadah organisasi Laskar Ampera Arief Rachman Hakim ini. " Harap Ibrahim.

Dialog dihadiri Pengurus Laskar Ampera,Mahasiswa dan Organisasi Kepemudaan.

Rdk
 
Top