Kodim 0713 Brebes Laksanakan Upacara Pemakaman Militer Pelda Kamsori di Desa Larangan


Kodim 0713 Brebes Laksanakan Upacara Pemakaman Militer Pelda Kamsori di Desa Larangan

Inspektur Upacara, Danramil 16 Larangan Membacakan Amanat
BREBES  I KEJORANEWS.COM : Upacara Persemayaman atau Pemakaman Militer dilaksanakan hari ini, Almarhum Pelda Kamsori Bintara Gakkum Denma Mabesad Jakarta yang telah meninggal di rumah sakit Pondok Indah Jakarta, karena sakit dan dipulangkan ke kampung halamannya di dusun Temukerep Desa Larangan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sabtu (21/03/2020).

Dalam upacara persemayaman, bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapten Inf Suwardi Danramil 16 Larangan, Komandan Upacara Kapten Arhanud Suryadi, SH  Danramil 11 Paguyangan dan Perwira Upacara Pasipers Kapten Infanteri Kunpriyanto, SE dimana pasukan upacara dari anggota Kodim 0713 Brebes.

Hadir dalam upacara tersebut Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri,SE yang diwakili oleh Kapten inf Suwardi, Lettu CPM Agus Widodo Danton PM Mabesad Jakarta, Pasi Kodim 0713 Brebes, Danramil Jajaran Kodim, Dansubdenpom V-4 Brebes Kapten CPM Budi H dan anggota Kodim 0713 Brebes serta masyarakat dusun Temukerep Desa Larangan.

Dalam Inti amanat yang disampaikan  oleh Inspektur Upacara Danramil 16 Larangan “ Innalillahi wa innailaihi rojiun, seiring waktu berjalan, kematian bisa terjadi pada siapa saja, segalanya sudah ditakdirkan, almarhum adalah manusia biasa segala perjuangannya untuk membela negeri ini merupakan suatu kesetiaan pada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bisa dijadikan contoh buat semuanya, semoga Amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT”. Tutur Kapten Suwardi dalam amanatnya.

Jenazah Almarhum Sebelum Disemayamkan
Ditambahkan pula apabila ada kesalahan atau hal-hal lain yang bersangkut paut dengan Almarhum agar diselesaikan, dengan pihak keluarga dan bisa dimaafkan, semoga Almarhum bisa ditempatkan ditempat yang Layak. Tambahnya.

“Semoga ini bisa dijadikan suatu pembelajaran pada kita semua, semua makhluk yang hidup akan mati, segala kebaikan diambil dan dijadikan suatu pembelajaran buat kita semua dan yang buruk ditinggalkan”. Imbuh Kapten Suwardi.

(Salam)
Lebih baru Lebih lama