{[["☆","★"]]}
Kadis Kominfo Sanny Lumi (tengah ) -
LAMPUNG UTARA I KEJORANEWS.COM : Plt. Bupati Lampung Utara H.Budi Utomo, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Indonesia memerlukan satu data kependudukan mengingat masih belum sinkronnya data dari satu lembaga dengan lembaga lain di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Bupati dalam kata sambutannya yang dibacakan oleh 
Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Utara Sanny Lumi, S.STP.,M.Si.,  saat membuka pelaksanaan acara Focus Group Discussion (FGD) di ruang Siger Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Kamis (20/02/2020).

" Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghitung  penduduk berdasarkan KTP dan NIK yang ada, sedangkan Badan Pusat Statistik mencatat penduduk dengan melakukan pendataan lapangan dalam kurun waktu tertentu. Perbedaan metode tentu menghasilkan data yang berbeda yang menjadi alasan mengapa kita selalu memiliki masalah terhadap data penduduk. " Ujar Plt. Bupati melalui Sanny Lumi.

Tambahnya, atas perbedaan data tersebut mensyaratkan perlunya satu data kependudukan. Menurutnya hal itu menjadi urgensi dan penting karena berkaitan dengan cita-cita Indonesia untuk mewujudkan identitas tunggal sebagaimana dimandatkan oleh undang-undang.

FGD dengan tema " Satu Data Indonesia "  Statistik Sektoral Kabupaten Lampung Utara Tahun 2020 ini dihadiri oleh para Kepala OPD dan Para Camat. Narasumber pada FGD ini adalah Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Utara dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lampung Utara.

( Edian) 

 
Top