{[["☆","★"]]}
Gedung DPR Papua Barat Pasca Kerusuhan
BATAM I KEJORANEWS.COM : Pasca pelecehan bendera merah putih, hingga mengakibatkan terbakarnya rumah suara rakyat/Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), di Provinsi Papua - Indonesia. Selasa, (21/08/2019)

Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), Kombes. Pol. Drs. S. Erlangga mengatakan terkait isu tersebut, yang diprovokasi di Provinsi Jawa Timur hingga berdampak sampai Papua Barat.

"Saat ini di Kepri situasi masih dalam keadaan aman dan kondusif. Warga Papua yang ada di Kepri masih menjalankan aktifitas seperti biasa (Kuliah, dan sebagainya), dan warga Kepri sendiri menerima dan tidak ada permasalahan terkait persoalan itu," ungkapnya.

Namun begitu, Ia melanjutkan pasca kejadian, Polda Kepri dan jajaran telah melakukan pemetaan khususnya warga Papua yang berada di Kepulauan Riau. Dimana terdapat 15 orang di Batam, 10 Orang Tanjungpinang.

"Kami sudah berkoordinasi kepada saudara - saudara kita orang Papua. Serta memberikan garansi jaminan keamanan kepada mereka," terangnya, usai menghadiri serah terima jabatan Kapolresta Barelang (20/8), di Baloi, Batam - Kepulauan Riau.

"Kita berharap masyarakat yang ada di Kepri. Mari kita sikapi permasalahan ini tentunya dengan sabar, biar bagaimana pun mereka tetap saudara kita dalam persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutup Kabid Humas Polda Kepri.





Andi Pratama
 
Top