{[["☆","★"]]}
Foto Bersama usai FGD-
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Pada tahun 2020 mendatang, Indonesia kembali akan melaksanakan sensus penduduk ke 7, sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali itu,  tahun   depan pelaksanaannya  akan dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.

Sensus mandiri ini akan dilakukan dengan sistem online oleh masyarakat melalui handphone berbasis  android.

Pelaksanaan Sensus mandiri ini kata Kepala BPS Natuna Bustami, usai Focus Grup Discusion dan Sosialisasi Satu Data Indonesia di Kantor Bupati Bukit Arai, Selasa (13/8/2019) sudah diujicobakan di 7 kota di Indonesia, namun belum di Natuna.
FGD


Menurut Bustami sesnsus mandiri ini lebih mudah dilaksanakan baik oleh petugas sensus maupun masyarakat, namun bagi masyarakat yang tidak melaksanakan sensus mandiri, maka akan dilakukan sensus oleh petugas sensus nantinya.

“jadi nanti masyarakat tinggal isi data dari aplikasi yang dapat diambil diwebsite Badan Pusat Statistik asional, sensus ini baru akan berlaku pada sensus pensusuk nasional tahun 2020 mendatang, “ jelas Bustami.

Dalam pengisian data pada sensus mandiri, setiap kepala keluarga wajib memasukan semua data anggota keluarga seperti yang diminta dalam aplikasi, dan setiap keluarga cukup satuorang saja yang menginput data seluruh keluarga.

Bustami mengakui dalam proses uji coba yang telah dilakukan oleh BPS masih banyak kelemahan yang didapat, namun kelemahan ini lebih dikarnakan belum mengertinya masyarakat dalam mengisi data secara online.

“Makanya itu nanti akan kita sosialisasikan, karena kalau sudah pengisian kan berarti sudah langsung, sebelumnya nanti kita akan sosialisasikan,” tambah Bustami.

Aplikasi sensus mandiri tersebut kata Bustami telah tersedia dalam wbsite bps.co.id, dan masyarakat sudah boleh melakukan uji coba pengisian data penduduk melalui aplikasi tersebut.(Adw)
 
Top