{[["☆","★"]]}
Jukir dan Pengatur Lalin Kota Batam
BATAM I KEJORANEWS.COM: Puluhan Juru Parkir (Jukir) Kota Batam, mendapatkan pelatihan pengatur lalu lintas dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Rabu, (10/04/2019)

Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BPPTD) Kemenhub, Trisno Susanto mengatakan Batam dipilih karena merupakan bagian yang penting dari wilayah Indonesia, karena berbatasan langsung dengan negara tetangga sehingga banyak dikunjungi orang asing.

"Artinya Batam menjadi wajah pertama yang dilihat orang luar ketika masuk ke Indonesia, pelayanan lalu lintas ini menjadi mendesak untuk ditingkatkan,” katanya pada kegiatan tersebut di Hotel Nagoya Plaza, Lubuk Baja - Batam.

Sambungnya, pada pelatihan Jukir dan pengatur lalu lintas diajarkan berbagai macam teori serta materi. Selain itu juga dilakukan praktik tentang cara mengatur parkir, baik itu parkir paralel, lurus, ataupun miring.

“Kita juga menjelaskan hak pengguna parkir, manfaat keamanan, keselamatan, dan kenyamanan. Dari situ kita perlu membekali jukir terkait pengaturan yang aman dan nyaman. Jadi jukir bukan cuma penarik uang,” terangnya.

Kepala Dinas Perhubungan KotaBatam, Rustam Efendi menuturkan Pelatihan ini terlaksana berkat nota kesepahaman (MoU) yang dibuat Kemenhub dengan Dinas Perhubungan Batam. Tujuan meningkatkan kapasitas Juru parkir dan pengatur lalu lintas yang berada di kota pariwisata ini.

“Kedepannya, apa yang menjadi keluhan masyarakat selama ini, paling tidak ada peningkatan dari segi pelayanan. Selama ini masyarakat berpikir Jukir hanya untuk mengambil uang parkir, Pas datang tidak ada, pas keluar dia muncul. Sekarang kita hilangkan itu,” ucapnya.

Lanjut, Kadishub Batam mengatakan, pelatihan berlangsung selama lima hari, dan diikuti sebanyak 60 Jukir, dan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama 30 Jukir dan 30 Pengatur lalin.

"Dari data dalam Surat Keputusan terdapat 652 Jukir yang tersebar di 550 titik di seluruh wilayah Kota Batam. Jukir yang sudah mendapat pelatihan diharapkan bisa meneruskan ilmunya kepada teman seprofesi, kemungkinan habis lebaran akan diadakan lagi pelatihan di sini," pungkasnya.





humas/atm
 
Top