Panen Musim Tanam I, DKPPP Kota Banjar Siapkan Benih Berkualitas Untuk Penuhi Lahan 300 Hektare


Panen Musim Tanam I, DKPPP Kota Banjar Siapkan Benih Berkualitas Untuk Penuhi Lahan 300 Hektare

Acara panen Musim Tanam I (MT I) 
BANJAR I KEJORANEWS.COM : Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) mulai melakukan persiapan untuk musim tanam dengan mengadakan panen Musim Tanam I (MT I) periode Oktober–Maret 2025 di UPTD Balai Benih dan Bibit. Selasa (13/1/2026). 


Langkah itu diambil untuk memastikan ketersediaan benih unggul bagi petani lokal.


Pemerintah Kota Banjar melalui DKPPP telah melakukan panen padi dengan hasil yang baik dari varietas Sunggal, Mekongga, dan Inpari 49. Ketiga varietas ini dipilih karena produktivitasnya yang tinggi dan adaptabilitasnya terhadap kondisi lahan sawah di wilayah Kota Banjar. Hasil panen ini dipersiapkan sebagai benih untuk musim tanam selanjutnya.


Beberapa kelebihan dari ketiga varietas tersebut adalah:

- Varietas Sunggal: Dikenal memiliki produktivitas yang tinggi dan tahan terhadap hama dan penyakit. Varietas Mekongga: Memiliki bulir yang panjang dan potensi hasil yang tinggi, sehingga cocok untuk ditanam di lahan sawah yang subur. Kemudian Varietas Inpari 49: Merupakan salah satu varietas unggul yang memiliki produktivitas tinggi dan tahan terhadap kondisi lingkungan yang kurang optimal.


Dengan menggunakan benih yang berkualitas dari varietas unggul, diharapkan petani di Kota Banjar dapat meningkatkan hasil panen mereka dan mencapai ketahanan pangan yang lebih baik.


Kegiatan panen yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Banjar melalui DKP3 dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjar, Hj. Hetti Puspitawati, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), dan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Banjar, Abdul Kholik Ibrahim.


Kehadiran mereka mencerminkan dukungan bersama terhadap sektor pertanian daerah dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan petani, diharapkan sektor pertanian di Kota Banjar dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah.


Dukungan ini juga menunjukkan bahwa pemerintah kota serius dalam mengembangkan sektor pertanian dan meningkatkan kualitas hidup petani, sehingga dapat mencapai tujuan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Kepala DKPPP Kota Banjar, Yoyon Cuhyon, menyampaikan bahwa benih hasil panen Musim Tanam I (MT I) akan segera disalurkan kepada seluruh kelompok tani di Kota Banjar. Benih tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tanam di lahan sawah seluas kurang lebih 300 hektare.


" Benih yang disalurkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tanah di lahan seluas 300 hektare," ucapnya.


Dengan distribusi benih yang tepat waktu dan kualitas yang baik, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan hasil panen petani di Kota Banjar. Pemerintah kota melalui DKP3 berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani dengan menyediakan sarana produksi yang memadai.


Yoyon Cuhyon, menekankan pentingnya ketersediaan benih sejak dini untuk membantu petani menyusun jadwal tanam dengan lebih baik. Dengan menggunakan benih lokal yang berkualitas, diharapkan produktivitas petani dapat meningkat. Langkah itu menurutnya merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.


Ia menambahkan bahwa produksi benih secara mandiri melalui UPTD Balai Benih dan Bibit merupakan upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Benih yang dihasilkan juga telah disesuaikan dengan karakteristik lahan dan iklim setempat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan hasil panen petani di Kota Banjar.


" Dengan produksi benih yang mandiri dan sesuai dengan kondisi lokal, petani dapat lebih mudah mengakses benih yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan daerah dan mengurangi biaya produksi pertanian," ungkap Yoyon Cuhyon.


DKPPP Kota Banjar berharap, melalui panen Musim Tanam I (MT I) ini, kesiapan petani dalam menghadapi musim tanam berikutnya dapat semakin optimal. Dengan ketersediaan benih unggul dan pendampingan yang berkelanjutan, pemerintah daerah optimistis bahwa ketahanan pangan dapat diperkuat dan kesejahteraan petani di Kota Banjar dapat meningkat. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kualitas hidup petani.


Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA)Kota Banjar, Abdul Kholik Ibrahim, menyambut baik langkah pemerintah kota dalam memproduksi benih secara mandiri. Ia menilai bahwa kepastian ketersediaan benih yang berkualitas menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan musim tanam. Dengan demikian, petani dapat lebih percaya diri dalam menyusun rencana tanam dan meningkatkan produktivitas mereka.


Abdul Kholik Ibrahim juga berharap bahwa langkah tersebut dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, sehingga petani di Kota Banjar dapat semakin sejahtera dan ketahanan pangan daerah dapat terus terjaga. Dukungan dari pemerintah kota terhadap sektor pertanian diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.


" Dengan ketersediaan benih yang jelas dan memadai, petani dapat lebih fokus pada pengelolaan lahan dan meningkatkan hasil panen, sehingga produktivitas dan pendapatan mereka dapat meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan benih yang berkualitas merupakan faktor penting dalam kesuksesan pertanian," ujarya.



ASEP

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama