![]() |
| Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono (peci hitam) saat menerima Penghargaan |
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, dan diterima secara langsung Oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, dalam acara Penganugerahan Penghargaan Perlindungan Konsumen dan Forum Konsultasi Publik UPTP III Tahun 2025 di Auditorium Kantor Kementerian Perdagangan Jl. M.I Ridwan Rais, Jakarta Pusat.
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dari Kementrian Perdagangan atas komitmen Pemerintah Kota Banjar dalam menjaga kepastian kebenaran ukuran, takaran, timbangan serta standar metrologi di Kota Banjar. Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses penilaian yang mencakup verifikasi lapangan dan dokumen, serta menuntut adanya tera ulang alat ukur yang konsisten.
Wali Kota Banjar menyampaikan bahwa penghargaan itu adalah bentuk pengakuan pemerintah pusat dan penghargaan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, khususnya Dinas KUKMP melalui pengawasan dan pelayanan metrologi legal. Ia menegaskan bahwa kepastian ukuran dalam transaksi perdagangan merupakan bagian penting dari perlindungan konsumen serta upaya menjaga iklim ekonomi yang sehat dan berkeadilan.
"Penghargaan ini menjadi bukti nyata kita dalam melindungi konsumen untuk menjaga kepastian kebenaran ukuran, takaran, timbangan serta standar metrologi di Kota Banjar,"ujarnya sesaat seusai menerima penghargaan.
Wali Kota menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan pengawasan, serta memperkuat sinergi dengan pelaku usaha untuk memastikan setiap alat ukur yang digunakan dalam transaksi memenuhi standar yang telah ditetapkan.
"Prestasi ini saya harapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk semakin memperkuat perlindungan konsumen dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor perdagangan di Kota Banjar,"tutupnya.
Hadir mendampingi Wali Kota Banjar, Kepala Dinas KUKMP Kota Banjar, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Banjar, serta Kepala UPTD Metrologi Kota Banjar. (Adv)


Posting Komentar