{[["☆","★"]]}

JATIM I KEJORANEWS.COM: Kalau ada yang ingin tahu proses pembuatan jamur tiram dari pembibitan hingga jadi sebuah jamur yang enak dimakan, datanglah ke Slambrit. Ada pengusaha dan petani sukses di sana. Memiliki lahan cukup luas dengan ribuan  baglog jamur yang ditata rapi di rak. 

Baru dia saja yang melakukan ini. Ilmunya dari "mencuri". Mengamati seseorang yang sukses  di bidang budidaya jamur tiram. Lelaki yang sarat pengalaman usaha  ini mengaku sedang getol belajar membuat bibit jamur. Supaya keuntungan lebih maksimal katanya. 

Untuk itu dia lakukan penanaman jamur tanpa putus asa. Terus melakukan dalam berbagai cuaca, sampai nanti bisa membuat bibit jamur sendiri dan dia akan makin rajin lagi. Dari bibit, dirawat hingga tumbuh bersemi jamur-jamur indah siap saji.

Cara menanam jamur sebagai budi daya Pak Haji Santoso alias Haji Syafi i itu menuturkan. Bahannya dari jamur segar, Kita pilih yang berkualitas bagus, Lalu kita beri media antara lain kentang. Baru dimasukkan botol. Di dalam botol boleh bermedia jagung atau "grajen" kayu. Selanjutnya dioven untuk proses sterilisasi.  

Alat yang digunakan untuk proses itu adalah Autoclub. Sedangkan temperatur yang diperlukan untuk proses pengopenan adalah 110 derarat Celsius. 

Sesudah siap maka hasil open tadi ditata sedemikian rupa di rak rak bambu. Berjajar memanjang. Diupayakan suhunya tetap dingin. Dengan rajin menyiram agar kelembaban terjaga. Sebagi salah satu syarat tumbuhnya jamur itu. 

Lelaki suami dari Suudah itu mengatakan bahwa baru dia dan istrinya di Slambrit ini yang membudidadayakan jamur berawal dari grajen. Petani lain menggunakan baglog, yang harganya per biji di kisaran Rp.2.500. Lebih ribet memang, tetapi sensasi ketika menyaksikan tumbuh itu membahagiakan.

Untuk memberi motivasi juga pada anak cucu agar ulet dan terus mau berjuang. Menanam jamur itu butuh telaten dan sabar. Tapi kalau bisa melewatkan itu semua rasa nikmat akan didapatkan. Senikmat kenyalnya jamur tiram ketika menjadi masakan.

(Anis Hidayantie)

 
Top