{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Padamnya aliran listrik di sekitaran Kelurahan Mangsang dan Kelurahan Duri Angkang, Kecamatan Sei Beduk pada  Jumat ( 17 /7 /2020) membuat masyarakat mulai mengeluh.

Sorang ibu rumah tangga yang berada di Perumahan Griya Piayu Asri menilai semakin lama kinerja PT. Pelayanan Listrik Nasional ( PLN ) Batam semakin tidak profesional. 

" Makin parah dan tidak profesional PLN ini. Kita padahal di Kota Industri yang dekat Singapura, tapi listrik malah padam dari pagi tadi. Saya mau gosok dan masak jadi gak bisa, " ujar seorang ibu yang sedang berbincang-bincang dengan tetangga lainnya di sebuah warung.

" Iya Bu, kita mau apa-apa jadi susah. Kita gak tau masalah PLN ini apa. Masa di kota yang maju gini sering mati lampu. Kacau pengelolaan PLN yang katanya namanya jadi bright PLN ini. Sering mati listrik kok, pakai logo bright ( terang), gak sesuailah dengan namanya. Gimana mau ada investor ke Batam kalau mati lampu terus, " Ujar ibu lainnya.

Menyikapi pemadaman yang jadi gunjingan tersebut, awak media ini langsung menanyakan ke pihak Hubungan Masyarakat ( Humas PLN) Batam melalui pesan WhatsApp.

Samsul Bahri selaku kepala bagian Humas hanya membaca pesan WhatsApp dari media ini yang menanyakan perihal tersebut, tanpa ada memberikan jawaban.

Kemudian media ini mencoba menyakan hal yang sama ke bagian stafnya yang bernama Furqon.

" Siang Bang, sedang ada pekerjaan penebangan pohon disekitar jaringan listrik Bang.Jadwal pemadaman sudah kita informasikan di www.plnbatam.com, " ujar Furqon staf PLN Batam.

Awak media ini yang kemudian melihat informasi di website tersebut ternyata memang benar sebagaiman informasi Humas. Namun sangat disayangkan karena pemadaman tersebut tidak sesuai jadwal yang ada di dalam website, yakni dari jam 8 :00 WIb hingga jam 11:30 WIb. Ternyata hingga jam 12: 25 WIb, listrik yang padam tak kunjung menyala.

Saat kembali dikonfirmasi ke Furqon Humas PLN, sudah tidak dijawab.

Rdk
 
Top