{[["☆","★"]]}
Kebakaran Hutan Lindung
BATAM I KEJORANEWS.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyikapi permasalah kebakaran hutan lindung di dalam kawasan waduk dan yang tersebar di beberapa wilayah di kota Batam. Sabtu, (28/03/2020)

Hutan lindung merupakan suatu kawasan menyangkut tata air yang dinikmati manfaatnya oleh masyarakat, dan ketika musim penghujan, air yang turun akan tersimpan. Dan kalau tidak ada hutan, air hujan tersebut tentunya akan langsung melintas dan bisa mengakibatkan, longsor, banjir hingga terbuang kelaut.

Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Tambunan menyampaikan saat ini masih situasi musim kemarau, banyak sekali kebakaran yang terjadi baik itu di lokasi tangkapan air, maupun diluar tangkapan air/hutan lindung.

"Terdapat tiga kasus kebakaran hutan, kita sudah menangkap beberapa pelaku dan harus di proses. Ini adalah ketoledoran karena mereka memasuki daearah tangkapan air, mungkin memancing dan yang kita takuti adalah membuka lahan dengan pembakaran," terangnya 26/3) di Gedung BP Batam, Batam Centre - Batam.

Waduk Sei Harapan
 Terakit hal tersebut, lanjutnya saat ini pihaknya bersama Ditpam dan Sat PP melaksanakan sosialisasi di daerah tangkapan air (Waduk/Dam Duriangkang), melibatkan sekitar 75 personil memberikan pemahaman kepada masyarakat yang masih berkegiatan di daerah tersebut.

Selain itu, BP Batam juga melakukan pemagaran ulang, dimana pagar sudah berumur 10 tahun. Dan juga pembersihan eceng gondok/tumbuhan liar dan endapan lumpur dalam kawasan waduk.

Sambungnya, revatilisasi waduk sudah di rencanakan, dan pertama di waduk Sei Harapan, Sekupang Batam. Karena waduk tersebut, sekitar 30% sudah berkurang dari tampungannya, dan akan dilaksanakan bulan depan (Apri 2020), yang mana rencanya sudah dipersiapkan.

"Kita harapkan ini disinergikan dengan pengadaan 2 unit long arm dan amphibi excavator sehingga eceng gondok dan lumpur terangkat. Dimana Dam duriangkang dan Sei Harapan terdapat kurang lebih 180 hektar eceng gondok, sehingga kapasitas waduk kita bisa terjaga," terangnya.



Andi Pratama
 
Top