{[["☆","★"]]}
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Sejak dibukanya akses jalan desa  Payalaman menuju desa Peninting dan  jalan desa Airsena menuju desa Teluk Sunting pada tahun 2005 lalu, hingga tahun 2019 ini yang genap 14 tahun, kedua jalan di wilayah Kecamatan Siantan Tengah tersebut masih berupa jalan tanah dan berbatu-batu karena belum diaspal oleh pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dan pemerintah pusat.

Keadaaan itu membuat masyarakat desa Airsena mengeluh, pasalnya jalan tersebut adalah akses yang digunakan masyarakat untuk berinteraksi satu dengan lainnya antar desa, terutama untuk keperluan berobat di rumah sakit lapangan yang berada di desa Payalaman.

Aldi Ketua Rukun Warga (RW) Desa Airsena mengatakan, bahwa masyarakat sangat membutuhkan adanya peningkatan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah KKA.


" Kami sangat kesulitan sekali untuk menuju ke Desa Payalaman, dengan jalan tanah dan berbatu. Setiap warga yang sakit untuk di rujuk ke Rumah sakit terpaksa harus menyeberang lewat laut, " ujarnya.

Menurut Aldi masyarakat tidak banyak meminta ke pemerintah, asalkan jalan Desa Airsena menuju Rumah sakit lapangan Desa Payalaman dilakukan pengaspalan.

" Harapan kami, untuk Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat memperhatikan jalan kampung kami, yang mana jauh sekali pembangunan infrastruktur. Apalagi jalan tersebut masuk dalam jalan Nasional, " tambahnya.

Hal senada diungkapkan oleh Mantan Camat Siantan Tengah Kabupaten Kepulauan Anambas, Heri Fakhrizal yang pernah bertugas selama 3 tahun 3 bulan 22 hari. 

" Saat ulang tahun kepemimpinan Abdul Haris dan Wan Zuhendra yang pertama, sengaja saya membawa pak Bupati untuk melihat jalan antara desa Airsena dan desa Teluk Siantan, agar jalan tersebut bisa diperhatikan. Pada saat itu, warga sangat antusias, karena jalan tersebut  berkemungkinan akan segera diaspal tetapi sampai detik ini di 2019, belum juga ada pengaspalan. Hal ini, meresahkan masyarakat Desa Airsena dan warga desa Teluk Siantan. Mereka mengaku kesulitan untuk berobat ke Rumah sakit lapangan Desa Payalaman karena jalannya masih tanah dan berbatu-batu, " terangnya 

Untuk itu, mantan camat ini berharap, untuk di tahun 2020, Pemerintah Pusat memperhatikan atau mengaspal jalan Payalaman-Peninting yang merupakan jalan nasional.

Dari informasi warga, sejumlah nama pejabat pusat dikatakan pernah berkunjung ke desa Airsena, diantaranya adalah Mantan Panglima Jendral Gatot Nurmantio, Watimpres I GK Manila, Kepala BNPB sekarang, mantan Watimpres Jenderal Doni Munardo, dan Mantan Kapolda Kepri Brig Panglima Raden Eko Suyatno 

Lionardo

 
Top