{[["☆","★"]]}
Kepala BP Batam, Edy Putra Irawadi (tengah)
BATAM I KEJORANEWS.COM : Lima proyek baru dari investasi asing di Kota Batam per Maret 2019 mencapai nilai total investasi sebesar Rp 691.396.700.000 ( Rp 691 miliar lebih). Hal ini disampaikan Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi dalam kegiatan ramah-tamah dengan sejumlah media di Batam. Selasa (16/4/2019).

Nilai investasi tersebut dijabarkannya dari 5 perusahaan asing dengan rincian :
1. PT. Maruho Hatsujyo Batam ( Jepang-Singapura) dengan investasi Rp 23.388.800.000 ( Rp 23 miliar lebih), bidang usaha Industri Barang dari Kawat. Dan membutuhkan tenaga kerja Indonesia sebanyak 22 orang.

2. PT. Sammyung Precision Batam
(Korea- Singapura) dengan investasi Rp 62.977.500.000 ( Rp 62 miliar lebih) untuk 
Industri Semi Konduktor dan 
Komponen Elektronik Lainnya, membutuhkan tenaga kerja Indonesia sebanyak 80 orang.

3. PT. Simatelex Manufactory 
Batam (China-Hongkong-Kanada-Inggris) dengan investasi Rp 45.030.400.000 ( Rp 45 miliar lebih) untuk Industri Peralatan Listrik Rumah Tangga, Industri Peralatan Elektrotermal Rumah Tangga, membutuhkan tenaga kerja Indonesia (TKI) sebanyak 60 orang.

4. PT. Pegatron Technology Indonesia (Taiwan ) nilai investasi Rp 560.000.000.000 (Rp 560 miliar lebih), bidang Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik, jumlah TKI yang dibutuhkan 1000 orang.

Dan ke 5. GR Enterprize (RRC) untuk Industri Pompa Air yang masih menyiapkan administrasi di negara asal.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa proyek perluasan yang telah ada di Kota Batam mencapai nilai investasi sebesar Rp 1.800.023.757.004 (Rp 1, 8 triliun lebih) dan jumlah tenaga kerja Indonesia sebanyak 1.724, dari 6 perusahaan asing.

Dalam kegiatan ramah- tamah di gedung marketing center BP Batam ini, Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi didampingi Anggota 3/ Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Badan Pengusahaan Batam, Dwianto Eko Winaryo, Ferdiana Sumiartony PLH direktur Promosi dan Humas, Kasubdit Humas dan sejumlah pejabat BP Batam lainnya.



Rdk
 
Top