{[["☆","★"]]}
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Warga desa Mengkait berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dapat menyuplai penerangan listrik di kampung mereka, pasalnya  Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dibangun oleh Kementerian ESDM tahun 2013 lalu, sudah tidak berfungsi lagi.

Bopi Anggota Badan Pemberdayaan Desa (BPD) Desa Mengkait kepada wartawan, Minggu (3/2/2019) mengatakan, bahwa PLTS dengan kapasitas 50 Kwh untuk Desa Mengkait sudah tidak berfungsi.
PLTS yang Tidak Berfungsi


" Warga kini beralih menggunakan mesin genset pribadi dan menumpang bagi yang tidak punya.  Warga menikmati arus listrik menggunakan PLTS hanya satu tahun saja, setelah itu tidak bisa di fungsikan lagi. Penyebabnya warga juga tidak mengetahui hingga saat ini. Bahkan kini terlihat bangunan dari kontainer tersebut di sekelilingnya sudah ditumbuhi ilalang dan pecahan botol yang berserakan di sekitar lokasi, " terang Bopi.

Tidak hanya itu, menurut Bopi, warga desa Mengkait juga  membutuhkan adanya air bersih.

" Kami juga butuh air bersih, karena kami selama ini untuk mendapatkan air bersih harus menempuh jalur laut dengan menggunakan pompong untuk memperoleh air yang berada di pulau Temiang, " terangnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Desa Mengkait Amos Apui.

Menurut Amos, terkait kebutuhan listrik akan menyuplai genset.

"  Sudah ada jawaban dari pihak terkait, kalau tak salah senin tadi (4/02/2019) baru sampai Genset sebagai pengganti PLTS, melalui kapal Akiun, " ucapnya.

Sedangkan terkait air dikatakannya, bahwa Desa Mengkait tidak ada sumber mata air.

" Sumber mata air yang ada dan hanya satu-satunya untuk warga Mengkait ada di pulau Temiang dan harus nyebrang lagi, jaraknya lebih kurang 1.8 kilometer. Mudah-mudahan pemerintah tanggap sehingga  listrik dan air di Desa Mengkait rampung di tahun 2019 ini, " harap Amos.

Desa  Mengkait Kecamatan Siantan Selatan adalah desa yang dihuni oleh Warga Keturunan Suku Laut. 

Lionardo
 
Top