{[["☆","★"]]}
Danlantamal IV Tanjungpinang, Pangkoarmada I dan  Laksma TNI R. Eko Suyatno
TJ.PINANG I KEJORANEWS.COM : Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M mengukuhkan Laksamana Pertama (Laksma) TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P, menjabat sebagai Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang menggantikan Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M.

Pada Upacara Serah terima jabatan (Sertijab) ini dihadiri oleh, Wakil Gubernur Kepri, Walikota Tanjungpinang, Darem 033/ Wira Pratama, Danlanud Raja Haji Fisabililah, Wakapolda Kepri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Instansi Maritim Kepri, serta Tokoh Masyarakat di Lapangan Apel Mako Lantamal IV Tanjungpinang - Kepulauan Riau (Kepri). Jum'at, (08/02/2019)

Dalam sambutannya, Pangkoarmada I menyampaikan, serah terima jabatan merupakan dinamika dari sebuah organisasi yang terus bergerak, agar dari waktu ke waktu menjadi lebih baik. "Pergantian pejabat bukanlah sekedar pergantian personel semata tetapi juga bermakna sebagai wujud kepercayaan dari pemimpin TNI Ankgatan Laut yang diberikan kepada perwira terpilih.," terangnya.

Letak geografi wilayah kerja Lantamal IV sangat strategis, karena terdapat Selat Malaka dan Selat Singapura yang merupakan Sea Lines of Trade (SLOT), Sea Lines of Communication (SLOC), dan Chokepoint bagi pelayaran internasional, serta dipandang sebagai jalur strategis proyeksi armada laut negara-negara maritim besar, dalam rangka forward presence dan global engagement ke seluruh dunia.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, Oleh karena itu keamanan Selat Malaka dan Selat Singapura menjadi tanggung jawab bersama. Sebagai bentuk pertanggungjawaban tersebut, dapat ditunjukkan oleh Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal IV yang berhasil menggagalkan dan menangkap beberapa tindak pidana yang terjadi di Selat Malaka dan Selat Singapura, keberhasilan tersebut merupakan bentuk terjalinnya komunikasi dan kerjasama yang baik diantara stakeholder di Kepri.

"Dalam menjaga stabilitas keamanan di laut, sehingga mendapatkan apresiasi dari dunia intenasional, atas menurunnya tingkat tindak kejahatan di Selat Malaka dan Selat Singapura. Security and Prosperity merupakan bagian yang tak terpisahkan, kepercayaan dunia terhadap bangsa Indonesia yang tumbuh, seiring dengan situasi keamanan perairan yurisdiksi nasional yang selalu kondusif. Hal ini berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dalam menunjang pembangunan nasional khususnya di bidang maritim." Pungkas Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M.





(humas/atm)
 
Top