{[["☆","★"]]}
Serah Terima 10 Unit Indobus dari Kemenhub untuk Pemko Batam (04/01)
BATAMIKEJORANEWS.COM : Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menyerahkan bantuan transportasi massal, dalam rangka percontohan program Indonesia Bus Rapid Transit Corridor Developmetn Project (Indobus). Sabtu, (05/01/2019)

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Cucu Mulyana mengatakan, transportasi massal seperti bus ini merupakan prasyarat utama menuju kota modern, karena transportasi adalah urat nadi perkotaan.

"Jadi kita pilih pilot projectnya di Ibukota Provinsi dan Kota besar. Batam termasuk Kota besarnya dan tiga Kota lainnya, Pekanbaru - Provinsi Riau, Semarang - Provinsi Jawa Tengah, dan Bandung - Provinsi Jawa Barat," terangnya.

Program pelaksanaan Indobus secara penuh direncanakan terealisasi pada tahun 2020, Kota Batam dengan sarana prasarana, manajemen yang baik dan telah memiliki armada. Kemenhub tetap memberikan pendampingan yang mana Indobus menggunakan teknologi lebih tinggi dari bus pada umumnya.

Selanjutnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyerahkan bantuan 10 unit armada Bus Rapid Transit  dari Kemenhub untuk Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang diterima langsung oleh Walikota Batam, di Kantor Walikota Batam, Batam Centre - Batam.

Dengan bertambahnya 10 unit bus ini, Pemko Batam memiliki total sebanyak 82 unit Bus Trans Batam (BTB) . Dimana sebelumnya  26 unit BTB melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Batam,15 unit BTB dari BPJS Ketenagakerjaan, dan total 41 unit BTB dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Pada kesempatan itu, Walikota Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih atas bantuan bus dari Kemenhub,  berharap tahun-tahun berikutnya Batam kembali mendapat tambahan armada bantuan. Sehingga bisa menggantikan keberadaan angkutan kota yang seharusnya tidak layak jalan.

"Saya kirim surat minta 50 unit. Sekarang dapat 10 unit, kalau tahun depan dikasih lagi 40 unit BTB, angkutan kota (minibus, mimbar, dll) bisa dikurangi, dan sopirnya bisa jadi sopir bus ini. Saya titip bus ini, ambil sopirnya itu supaya mereka tetap kerja," terangnya.

Ia menjelaskan, Pemko Batam komitmen dalam pelayanan transportasi massal ini, beberapa hari lalu sudah ditandatangani komitmen penganggaran operasional bus, dan terkait soal jalur khusus, perlu didudukkan bersama.

"Secara teknis, selagi space (ruang, jalan.red)) ada, kenapa tidak. Demi mengejar transportasi modern yang tidak macet, tidak mogok dan jalan terus. Karena untuk menjadi kota modern salah satunya ini, bagaimana orang banyak menggunakan transportasi umum, maka perlu disiapkan transportasi yang nyaman," pungkasnya.

Saat ini, Bus Trans Batam melayani 8 Koridor, diantaranya:
K I : memiliki 12 unit BTB, dengan rute Sekupang – Batam Centre, K II : memiliki 6 unit BTB, dengan rute Tanjung Uncang–Batam Centre, K III : memiliki 10 unit BTB, dengan rute Sekupang - Jodoh, K IV: memiliki 5 unit BTB, dengan rute Sagulung – Sekupang.

K V : memiliki 6 unit BTB, dengan rute Jodoh – Batam Centre, K VI : memiliki 6 unit BTB, dengan rute Tg.Piayu – Batam Centre, K VII : memiliki  6 unit BTB, dengan rute Nongsa – Batam Centre, K VIII : memiliki 6 unit BTB, dengan rute Punggur – Jodoh. (*)



(humas/atm)
 
Top