{[["☆","★"]]}
Dwi Ristiono saat Beri Keterangan Pers
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Masyarakat Natuna khususnya yang berada di pulau Bunguran Besar, Rabu (9/1/2019) petang sempat dihebohkan oleh padamnya listrik PLN dikarenakan terbakarnya 3 unit mesin pembangkit PLN yang disewa dari PT. BGP. 

Suara ledakan yang keluar dari salah satu mesin yang terbakar sempat dikhawatirkan akan mengenai pemukiman warga yang tepat berada di belakang PLN Ranai.

Untungnya setelah 3 jam berupaya memadamkan api, tim pemadam kebakaran Pemkab Natuna dengan dibantu oleh Tim Pemadam dari Lanal Ranai dan Lanud Raden Sadjad akhirnya berhasil memadamkan sijago merah.
3 Unit Mesin PLN saat Meledak


Akibat kebakaran itu, seluruh wilayah pulau Bunguran besar sempat dilanda gelap gulita. 

Kepala PLN Ranai, Dwi Ristiono kepada awak media mengatakan akibat peristiwa itu, 4 mesin pembangkit tidak dapat dioperasikan dan untuk sementara guna mengantisipasi krisis listrik terutama untuk wilayah Ranai kota dan sekitarnya, akan diupayakan pengalihan fasilitas pembangkit PLN yang berada di wilayah Pian Tengah.

“ Selain itu kemungkinan kita akan berlakukan pemadaman bergilir ,terutama saat beban puncak,” kata Dwi Ristiono, Rabu (9/1/2019) malam.

Beberapa wilayah seperti Bandara, Pangkalan TNI AL dan TNI AU,wilayah Ranai Kota, menurut Dwi akan diupayakan secepatnya untuk penormalan kembali. Tim PLN Ranai juga langsung bekerja keras memperbaiki jaringan listrik beberapa saat setelah kebakaran.

“Saat ini teman– teman tengah mengupayakan penormalan kembali. Kita akan upayakan agar jaringan dpat segera normal,” ujar Dwi.

Kebakaran itu selain mengundang perhatian warga sekitar juga Pemerintah Kabupaten Natuna.

Kepala Daerah Natuna, Bupati Hamid Rizal, Wakil Bupati Ngesti Yuni Suprapti,Ketua DPRD Yusripandi, tampak turun langsung memantau kebakaran. 

Selain itu tampak juga Kapolres Natuna serta para pimpinan TNI yang ada di Kabupaten Natuna.

Adw
 
Top