{[["☆","★"]]}
Festival Paduan Suara 
LINGGA I KEJORANEWS.COM : Smansa Choir Singkep (SCS) menggelar festival paduan suara lagu daerah dan nasional untuk Tingkat pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat smp sma sederajat. Jumat (25/1/2019).

Frilia Damayanti Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan, festival tahun ke 3 ini diikuti oleh 6 peserta dari SD, 3 peserta dari SMP dan 2 peserta SMA. Minimnya peserta dikarenakan seluruh sekolah di Singkep diundang beralasan sukar mencari guru seni pembibing paduan suara dan minimnya dana untuk mengirim delegasi sebagai peserta.

Terkait kegiatan itu, Damayanti mengaku, kegiatan tersebut adalah kegiatan rutin tahunan yang digelar untuk para pelajar sepulau Singkep atau untuk 5 kecamatan.
Hazirun, Kepsek Smansa


" Kegiatan yang bersifat kreasi seni para pelajar lokal ini, digagas para siswa Smansa Choir Singkep ( SCS )guna mencari bibit dan mengembangkan bakat seni paduan suara.

Sedangkan terkait SCS, Damayanti menjelaskan bahwa SCS  merupakan wadah seni yang ada di Sekolah Menengah Atas 1 (Smansa ) Singkep.

" SCS merupakan wadah seni dari ekstrakurikuler Smansa Singkep, yang kemudian berkembang dan membuat festival paduan suara tingkat Sepulau Singkep. Festival paduan suara ini  sempat tertunda, semula akan kita adakan pada bulan November 2018 lalu, saat kunjungan bapak presiden Joko Widodo ke Lingga, namun baru bisa kita laksanakan pada Januari 2019 ini. " Tambah Yanti menjelaskan. 

Sementara itu, Drs. Hazirun Kepala Sekolah Semansa Singkep mengatakan, bahwa pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya kepada pelajarnya di SCS. Pihaknya hanya selaku pembimbing.

" Kegiatan ini kita serahkan sepenuhnya kepada siswa, mulai dari kepanitian hingga pelaksanaan. Hal ini dikarenakan kita mempersiapkan para siswa itu tidak hanya mendapat pendidikan formal saja namun kita persiapkan pula mereka di saat dibutuhkan masyarakat untuk peran andilnya di kegiatan umum." Ujar Hazirun.

Ditambahkanya, bahwa hadiah dan tropy bagi pemenang berasal dari swadaya dan donatur.

" Tentunya harapan kita ke depannya Dinas Pendidikan kabupaten dapat mendukung kegiatan para siswa ini. Ataupun mungkin  mereka mengadakan festival tingkat kabupaten Lingga." Harap Hazirun.


Mardian
 
Top