{[["☆","★"]]}
Petugas Sedang Melakukan Pemeliharaan dan Pergantian Radiator (doc humas)
NATUNAIKEJORANEWS.COM : General Manager PLN Unit Induk Wilyah Riau dan Kepulauan Riau, M. Irwansyah Putra menjelaskan, Kondisi Kelistrikan Natuna Pasca Gangguan Mesin Sewa, Status aman. Jum'at, (11/01/2019)

"Sehari paska gangguan listrik yang terjadi di Natuna, PLN tanpa henti berupaya melakukan penormalan kelistrikan Natuna hingga berhasil mencukupi pasokan listrik pada hari Rabu dini hari (09/01)," ungkapnya.

Demi memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natuna, berupaya manambah pasokan cadangan daya listrik dengan cara perbaikan dan pergantian kabel out going terhadap mesin sewa PT. BGP cummins 3x325 Kw, yang tidak mengalami gangguan saat kejadian tempo hari.

Ia melanjutkan, upaya tersebut telah membuahkan hasil dengan selesainya pekerjaan pada jam 23.30 WIB (10/01). Hal ini menyebabkan cadangan daya di Sistem Kelistrikan Natuna bertambah sebanyak 975 Kw, PLN menargetkan kesiapan satu unit Carterpilar dengan kapasitas 1.000 Kw mesin PLTD Pian Tengah dengan pekerjaan pemeliharaan penggantian radiator.

"Dengan tambahan mesin ini, cadangan bertambah menjadi 1.975 kW. Sehingga, status sistem kelistrikan Natuna dalam kondisi aman," terangnya.

Sebagai tambahan, M. Irwansyah Putra mengatakan, dalam dunia kelistrikan, ada 3 status Sistem Kelistrikan yaitu Defisit, Siaga dan Aman, diantaranya sebagai berikut:

Defisit apabila pasokan daya lebih kecil dari pada beban puncak.
Status siaga, daya mampu sama dengan beban puncak dengan kondisi tidak ada pemadaman.
Kondisi aman adalah sistem kelistrikan memiliki cadangan yang cukup untuk beroperasi menggantikan apabila satu mesin tiba-tiba mengalami gangguan.

"PLN mengapresiasi kepada seluruh pihak atas dukungan dan kerjasamanya. Terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, Angkatan Laut, Angkatan Udara, masyarakat dan pegawai PLN yang telah bekerja keras demi mengembalikan kondisi Sistem Kelistrikan Natuna pasca gangguan," pungkas GM PLN Unit Induk Wilyah Riau dan Kepulauan Riau. (*)





(humas/atm)
 
Top