{[["☆","★"]]}
Danlantamal V Menyaksikan Muatan Kapal Tanker MT Teguh 9 Berbendera Malaysia
TJ.PINANGIKEJORANEWS.COM : Kapal Angakatan Laut (KAL) Anakonda II-4-61 berhasil menangkap kapal tanker diduga melakukan pelanggaran terhadap UU Pelayaran di Perairan Indonesia. Senin, (07/01/2019)

Komandan Lantamal IV (Danlantamal IV), Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M mengatakan, penangkapan tersebut berawal ketika KAL Anakonda II-4-61 sedang melaksanakan operasi keamanan laut di Wilayah Kerja Lantamal IV dan menemukan kontak secara visual berupa kapal tenker.

"Kemudian dilakukan pemeriksaan dan ditemukan kapal tersebut tidak mengaktifkan AIS saat berlayar, Port Clearance palsu, ABK tidak disijil dan Pasport tidak distempel pejabat imigrasi," terangnya di Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban - Kepuluan Riau.

Lanjut, Jenderal Bintang Satu mengungakapkan, Kapal tanker tersebut bernama MT Teguh 9 berbendera Malaysia, berbobot 1680 GT dengan 13 orang Anak Buah Kapal (ABK) termasuk Nahkoda. Kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Tanjung Pelepas Johor Malaysia tujuan Pulau Sambu, saat ditangkap kapal bermuatan HSD (Solar.red) sebanyak 1762,130 KL.

"Pengejaran Penangkapan dan Penyedikian (Jarkaplid) kapal tenker tersebut pada posisi 010 12’ 750” Lintang Utara dan 1030 56’ 076” Bujur Timur di Perairan Utara Teluk Jodoh," ungakapnya didampingi Asintel Danlantamal IV, Asops Danlantamal IV, Dansatrol Lantamal IV, Kafasharkan Mentigi dan Kadiskum Lantamal IV.

Dari temuan tersebut diduga kapal MT Teguh 9 melakukan pelanggaran terhadap UU Pelayaran selanjutnya kapal tersebut dikawal menuju Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban, guna proses pemeriksaan lanjutan. (*)





(Humas/atm)
 
Top