{[["☆","★"]]}
Kasdum Batam bersama Pelajar SLBN
BATAM  I KEJORANEWS.COM : Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dirayakan oleh siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Batam dengan sejumlah pertunjukkan kreatifitas tari, nyanyi, baca puisi hingga lomba fashion show di sekolahnya di Batam Center. Senin (3/12/2108).  

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan  di halaman sekolah ini, bertemakan "Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas. 

Hadir dalam acara peringatan HDI tersebut antara lain: Kepala Kejaksaan Negeri Batam diwakili oleh Kepala Seksi Pidana Umum Filpan Dermawan Laia M.H, Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Propinsi Kepulauan Riau Irmayanti M.Pd, Erlita Sari Istri Wakil Wali kota Batam Amsakar Ahmad dan Timbul Siringo- ringo dari Dinas Sosial Kota Batam serta Dinas Kesehatan Kota Batam diwakili oleh Rois Kepala Puskesmas Baloi Permai.
Pelajar SLBN

Tamu Undangan


Dalam sambutan Filpan Dermawan  Laia mengatakan bahwa, sangat mendukung penuh gerakan kegiatan sosial ini dan kehadiran ditengah -tengah anak - anak ini untuk memberikan semangat dan perhatian atas apa yang mereka rasakan. 

"Kami sangat mendukung Hari Disabilitas Internasional yang dirayakan saat ini, dan bisa hadir di tengah -tengah anak- anak untuk memberikan semangat dan harapan bahwa mereka juga harus dihargai," Kata Filpan. 

Sementara, di sesi acara dialog interaktif banyak pertanyaan dan masukan yang disampaikan orang tua murid, guru maupun siswa sendiri terhadap Dinas Pendidikan Propinsi Kepulauan Riau. Terkait banyaknya siswa yang belum tertampung di SLB negeri, bus sekolah ramah disabilitas belum ada dan kurangnya guru pendidik serta nasib para guru honorer.

Irmayanti selaku Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Propinsi Kepri memberi harapan dan jawaban baru atas pertanyaan - pertanyaan tersebut. Kata Irmayanti bahwa, murid SLB Negeri Batam sudah cukup banyak. Untuk itu rencananya akan ada penambahan dan pembangunan SLBN di daerah Batuaji Batam. 

"Mudah - mudahan ini secepatnya dibangun sehingga anak anak disabilitas disana ( Batuaji red) dapat tertampung," ungkap Irmayanti. 

Kemudian soal kekurangan guru SLB Negeri, juga ada rencana penambahan tahun 2019 ini dan sudah diutamakan. Di samping itu juga, soal gaji guru honor yang masih menerima Rp1 juta sebulan sudah dirapatkan dengan komisi IV DPRD Propinsi.Kepri. Mudah - mudahan ini juga segera terpenuhi tahun 2019 nanti. Terang Irmayanti. 

Peringatan HDI ini juga dihadiri Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus bersama belasan orang relawan dari jaringan peduli Migrant, Perempuan dan Anak “Safe Migrant” Kepri.

HDI diresmikan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa sejak 26 tahun lalu, yakni pada 3 Desember 1992.

Rdk
 
Top