{[["☆","★"]]}
BATAM|KEJORANEWS.COM : Gubernur Kepri, Dr. H. Nurdin Bairun memaparkan, sesuai arahan Presiden Jokowi pada acara penyerahan DIPA, di Daerah harus mempersiapkan program dengan baik di tahun 2019, sehingga dapat berjalan efektif diawal tahun sehingga persiapan lelang dilakukan lebih awal. Minggu, (16/12/2018)

Belanja Pemerintah yang tertuang dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2019, diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi, peningkatan layanan dasar publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan di Provinsi Kepri.

"Kepada seluruh aparatur pengelolaan keuangan anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar dalam pengelolaannya dapat diselenggarakan secara amanah dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," paparnya.
Pada penyerahan DIPA bertemakan, “APBN 2019 Untuk Mendorong Investasi dan Daya Saing Regional Melalui Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)". dan dihadiri oleh, Kepala Daerah Kabupaten/Kota se Provinsi Kepri.

Selanjutnya pada kesempatan itu, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, menerima DIPA tahun 2019, penyerahan berlangsung di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, di Dompak - Tanjungpinang.

Besar dana perimbangan yang diterima Batam tahun depan sebesar Rp 1.153.577.931.000, terdiri dari
Dana Bagi Hasil Pajak Rp 99.579.857.000,
Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Rp 101.545.663.000,
Dana Alokasi Umum Rp 655.626.190.000,
Dana Alokasi Khusus Fisik Rp 153.908.292.000,
Dana Alokasi Khusus Non Fisik Rp 111.354.722.000,
Dana Isentif Daerah Rp 31.563.207.000.

Ia berharap, penggunaan anggaran dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat. Alokasi dominan digunakan untuk kegiatan utama bukan kegiatan pendukung, program harus dipastikan berjalan dengan baik dan maksimal, dengan memantau kegiatan secara berkala.

Dan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi salah satu langkah yang dapat dilakukan Daerah adalah dengan investasi, serta dalam menghadapi persaingan global yang harus dipersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan didukung oleh teknologi terkini.

“Paling utama pastikan setiap rupiah pada APBN 2019 ini, betul-betul digunakan untuk kepentingan, tidak ada korupsi, penyalahgunaan anggaran, pemborosan dan penyimpangan lainnya,” pungkas Gubernur Provinsi Kepri. (*)





(Humas/atm)
 
Top