{[["☆","★"]]}
Peti Kemas di Pelabuhan Batu Ampar, (google)
BATAMIKEJORANEWS.COM : Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita D Tuwo menyatakan kinerja dari sektor ekspor mulai membaik dalam empat (4) tahun terakhir. Sabtu, (29/12/2018)

Selama bulan Januari sampai dengan bulan September 2018, capaian nilai ekspor mencapai hingga US$ 9.639 Juta, atau naik sebesar 5,7% persen dari Tahun 2017.

" Ini merupakan kontribusi apa yang telah dilakukan BP Batam di tahun 2018, dan ini juga  bukan hanya kontribusi dari BP semata. Kami juga sangat mengapresiasi pihak - pihak lain," ungkapnya pada laporan capaian kinerja tahunan 2018.

Sebelumnya, penurunan ekspor terjadi pada industri berbasis Migas dan galangan kapal (rig, pipa minyak, kapal tunda, tongkang, dsb) sejak tahun 2013. Dengan membaiknya harga Migas, ekspor mulai membaik.

Laporan Kinerja BP Batam Tahun 2018, di Gedung BP Batam, Batam Centre - Batam. (26/12)


Berikut nilai total ekspor Provinsi Kepulauan Riau, selama Januari - September, 2014-2018 :

Tahun 2014 : US$ 11.875 Juta
Tahun 2015 : US$ 9.278 Juta
Tahun 2016 : US$ 8.271 Juta
Tahun 2017 : US$ 9.120 Juta
Tahun 2018 : US$ 9.639 Juta

Ia manambahkan, dengan mendorong komuditas ekspor lokal di Batam, contohnya kelapa dan kelapa sawit  ini akan memperkuat dan jadi basis ekspor Indonesia, kalau lebih banyak mendorong komuditas ekspor dengan bahan bakunya berasal dari dalam negeri (dari Kepri, Riau daratan, dll), berharap ini akan lebih baik.

"Capaian ekspor, kita melihat dari bulan Januari sampai September dari tahun 2014 sudah menurun dan sekarang mulai naik sampai pertanggal September, kita berharap naik di Desember ini di atas 10 juta US$," tukas Kepala BP Batam. (*)

(atm)
 
Top