{[["☆","★"]]}

BATAM I KEJORANEWS.COM :Buruh diharapkan dapat meningkatkan produktifitas dan kompetensinya agar memiliki nilai saing yang tinggi dan mampu bersaing dalam segala hal. Harapan ini disampaikan oleh M. Natsir, Koordinator Wilayah KSBSI Provinsi Kepri, dalam kata sambutannya di Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil)  Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Provinsi Kepulauan Riau di Golden View Hotel Batam Senin-Selasa tanggal 17-18 Desember 2018.

Di acara dengan tema "Membangun Kompetensi Buruh di Era Digitalisasi"  ini, dikatakannya bahwa industri saat ini sudah masuk ke tahap 4.0, dalam artinya dengan pesatnya teknologi dan informasi di era ini semakin dirasa bahwa berangsur-angsur kebutuhan akan tenaga buruh semakin berkurang karena beberapa sektor industri sudah mengganti tenaga buruh dengan alat modern berbasis tekhnologi. 


" Untuk menatap dinamika yang terjadi ini, saya selaku Kordinator wilayah KSBSI Provinsi Kepri memandang perlu adanya upaya nyata untuk mengantisipasi kejadian yang saat ini terjadi. Di mana saat ini banyak bermunculan pengusaha-pengusaha cyber sistem dengan menggunakan big data seperti go-jek, grab gofood, dan penggantian tenaga buruh dengan robotik dan lainnya, maka perlu adanya sinergitas antara pemerintah dan Serikat untuk membahas hal ini dengan serius." Ujar pria yang biasa disapa buang Anas ini.

Rakerwil KSBSI Provinsi Kepri dibuka oleh Kadisnaker Batam, Rudy Sakyakirti, SH.,MH
dan dihadiri oleh pemateri DPD RI Bapak Haripinto Tanuwidjadja, Sekjen DEN KSBSI Indonesia Bapak Eduard Marpaung, dan dihadiri oleh seluruh Federasi-Federasi yang berafiliasi dengan KSBSI Indonesia.

Sementara itu, DPC FKUI-SBSI Kepulauan Anambas Rodi Hartono menyampaikan kepada DPD RI Haripinto untuk memberikan kepastian perluasan lapangan kerja bagi seluruh pencari kerja yang ada di Kepulauan Anambas khususnya. Selain itu ia juga meminta agar Pemerintah dapat memanfaatkan semua potensi yang ada di Kepulauan Anambas. 

" Saya juga berharap pemerintah segera mempersiapkan calon tenaga kerja lokal dengan memberikan peningkatan kompetensi, kualifikasi dan sertifikasi melalui subsidi pemerintah atau sumber CSR dari KKKS agar tenaga kerja Anambas mampu bersaing kedepannya, " pinta Rodi.

Acara ini diharapkan memberikan hasil yang bermanfaat kepada seluruh pekerja/buruh di Provinsi Kepri dan dapat memberikan dampak positif pembangunan skill buruh diseluruh Kepulauan Riau. 

Sementara harapan demi harapan diminta agar pemerintah dapat segera membuat aturan yang dapat memberikan kepastian hukum dan kesejahteraan di era revolusi indutri 4.0 ini.

Lionardo
 
Top