{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM - Akibat dari kebocoran pipa distribusi utama, ribuan pelanggan di Batam, akan terdampak tidak mendapatkan suplai air ATB sementara waktu. Jum'at, (16/11/2018)

Kebocoran pipa distribusi ATB terjadi, bermula dari pekerjaan Pilling Project Pump Station Limbah PT Hansol, yang mana menghantam pipa berdiameter 800 mm, di Batam Centre - Batam.

Head Of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus mengatakan, Sangat menyayangkan pekerjaan yang dilakukan oleh 

pihak yang melakukan pekerjaan Pilling Project Pump Station Limbah PT Hansol. Menurutnya apa yang dilakukan tersebut tidak profesional dan tanpa koordinasi dengan pihaknya sehingga aktifitas penggalian yang mengakibatkan pipa distribusi ATB bocor.

"Ini pipa distribusi utama, kebocoran ini mengakibatkan ribuan pelanggan ATB akan terdampak tidak mendapatkan suplai air ATB sementara waktu," jelasnya

Hingga saat ini, ATB masih dalam proses perbaikan pipa distribusi utama Steel DN 800mm yang bocor akibat Pilling Project Pumping Station limbah PT Hansol tersebut.

Lanjut, Maria mengatakan, proses perbaikan memerlukan waktu yang lebih lama akibat tingkat kesulitan lapangan tinggi karena kondisi tanah yang rawan longsor dan proses dewatering pipa.

"Proses perbaikan kebocoran diperkirakan selesai pada sore hari apabila tidak ada kendala teknis yang berarti. ATB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," pungkasnya. 

Adapun daerah-daerah terdampak seperti Kepri Mall, Hotel Radison, Perumahan Sukajadi, Central Sukajadi, Anggrek Mas 1,2 dan 3, Polresta Barelang, Baloi Ditpam, Casablanca, Balai Kanaan, Palm Spring.

Rosedale, Pertokoan Orchid Centre, Centre View, Putri Indah, Marchelia, Anggrek Sari, Industri Amtek, Industri Kara, Industri Cammo, Industri Hijrah, Orchid Park, Grenland, Mitra Raya, Centre Park, Kembang Sari.

Citra Batam, Walakaka, Crownhill, Kawasan Kadin, Goldenland, Polamas, Livia Garden, Seruni, Citra Indah, Dutamas, Pertokon Pasir Putih, Perkantoran Batam Centre dan sekitarnya.

(r/atm)
 
Top