{[["☆","★"]]}
Rapat Komite SLBN Batam
BATAM I KEJORANEWS.COM : Hasil rapat Komite Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Batam dan panitia akan  mengadakan lomba fashion show untuk anak - anak Disabilitas se- Batam yang diadakan pada hari Senin (3/12/2018 ) di lapangan sekolah SLB Negeri Batam Center. 

Ketua Komite Agustina mengatakan, kegiatan dengan Tema Nasional Peringatan HDI 2018 " Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas" tersebut digelar sebagai upaya untuk memahamkan isu-isu disabilitas terhadap publik tentang usaha untuk mewujudkan Kota Batam lebih inklusif.

Agustina menambahkan bahwa berbagai kegiatan akan diadakan di HDI yang jatuh tanggal 3 Desember setiap tahunya. Salah satunya lomba fashion show, nantinya anak-anak yang ikut tampil supaya kepercayaan dirinya semakin kuat dan menanam harapan, agar para peserta lebih memahami dan sadar terhadap isu difabilitas. 

Dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan ini, ia sangat berharap akan muncul ide dan gagasan baru untuk mewujudkan Kota Batam ramah difabel.

“Tema tersebut, peserta dituntut dapat mencari tahu apa itu disabilitas, bagaimana memposisikan para difabel untuk mendapat keadilan,”kata Agustina, Rabu (28/12/2018) di Batam Center. 

Sementara ketua panitia Hari Disabilitas Internasional SLB Negeri Batam Nikson Simanjuntak menerangkan bahwa, dalam kegiatan tersebut panitia juga melibatkan SLB dan klinik -kilnik autis yang ada di Kota Batam untuk berpartisipasi. 

Dengan kegiatan HDI ini, mengajak masyarakat Kepulauan Riau dan secara khusus Kota Batam untuk menghargai para Disabilitas yang ramah. 

“Mari kita belajar bersama tentang disabilitas, mengenal, mengerti, memahami dan melakukan tindakan, menuangkan ide yang berguna untuk Batam Ramah bagi Difabel,” pintanya. 

Lanjut Nikson menambahkan bahwa, Hari Disabilitas Internasional atau dulunya disebut Hari Penyandang Cacat Internasional merupakan peringatan internasional yang disponsori oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 1992 dan diperingati setiap tanggal 3 Desember.

Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang cacat dan memberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang cacat. Tuturnya.

 (Alfion)
 
Top