{[["☆","★"]]}
Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo
SURABAYA I KEJORANEWS.COM : Setelah sukses menyelenggarakan Workshop Potensi dan peluang Investasi di KPBPB Batam di Semarang dan Bandung, kini BP Batam kembali menggelar acara serupa pada hari Kamis, 29 November 2018, bertempat di Bumi Surabaya City Resort, Surabaya.

Workshop kali ini diikuti oleh 120 peserta dari 39 DPM PTSP Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, 1 DPM PTSP Jawa Timur, Kadin Kota Surabaya, Asosiasi, Kawasan Industri dan pelaku usaha. 

Workshop menghadirkan narasumber Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Prof.Dr.Ir Bambang Prasetya, MA, Sekretaris DPM PTSP Provinsi Jawa Timur mewakili Gubernur Jawa Timur, Andromeda Qomariyah, dan Kadin Kota Surabaya, Prof.Dr.Ir Jamhadi, MBA.
Lukita Berikan Sambutan


Lukita Dinarsyah Tuwo dalam sambutannya mengatakan Batam sebagai teras terdepan Indonesia, terletak di daerah yang strategis, di perairan Selat Malaka, dan posisi yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, maka Batam didesain sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas dimana seluruh kegiatan ekspor impor dan perdagangan di Indonesia diharapkan dapat dipusatkan di Batam.
Para Narasumber


Rencana pengembangan Batam sebagai hub logistic dan pusat e-commerce Indonesia, membuat Batam juga sebenarnya membutuhkan potensi investor dari dalam negeri. 

Selain itu, Lukita juga memaparkan potensi Bandara Hang Nadim Batam sebagai pusat Hub Logistik dan terkoneksi dengan penerbangan charter flight internasional. 

“Terdapat 20 direct flight internasional ke Batam, dan merupakan hal yang menarik, karena Batam menjadi Kota transit untuk turis yang akan ke Singapura dan Malaysia.” Tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kota Batam Prof.Dr.Ir Jamhadi, MBA, mengapresiasi inisiatif BP Batam atas penyelenggaraan workshop ini. Mengingat, belum semua provinsi di Indonesia telah melaksanakan sistem Online Single Submission, termasuk Surabaya yang dinilai belum maksimal melaksanakan sistem ini. 

“Batam yang lebih dulu siap, bias jadi daerah percontohan bagi daerah lain”, ungkapnya.
Dirinya mengharapkan melalui workshop ini dapat terjalin kemitraan dan realisasi kerjasama antara Batam dengan Surabaya, mengingat realisasi PMA terbesar dikedua daerah sama-sama berasal dari Negara Singapura. Dirinya mengungkapkan kesiapannya apabaila terjalin realisasi investasi dari kedua wilayah.

“Kadin Surabaya selaku tim ahli Kadin Jawa Timur siap apabila ada realisasi hubungan investasi antara Batam dengan Surabaya”, katanya.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPM PTSP Provinsi Jawa Timur mewakili Gubernur Jawa Timur, Andromeda Qomariyah menambahkan bahwa BP Batam dengan Provinsi Jawa Timur telah memiliki hubungan yang sangat erat karena sering berkomunikasi dengan perwakilan BP Batam di Osaka. Jalinan kemitraan yang sudah ada selama ini, ia harapkan kedepan dapat direalisasikan dalam bentuk investasi-investasi baru.

Humas BP Batam
 
Top