{[["☆","★"]]}
Deputi IV Badan Pengusahaan (BP) Batam, Eko Budi Supriyanto
bersama LSM Green Indonesia, Aldy dan Kasi Publikasi, Sazani
BATAM I KEJORANEWS.COM : Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Green Indonesia akan menanam pohon dalam rangka menjaga kelestarian dan menjaga keutuhan daerah tangkapan air.

Deputi IV Badan Pengusahaan (BP) Batam, Eko Budi Supriyanto dalam keterangan persnya kepada media menyampaikan, tujuan penanaman pohon itu, karena kebutuhan air untuk wilayah Batam merupakan dari tadah hujan maka pohon-pohon tersebut bisa menjadi serapan air yang paling banyak dan bagus.

"Kemudian dengan menjaga kelestarian dan keutuhan waduk sebagai daerah tangkapan air, Karena kalau terjadi pedangkalan waduk, ini tidak kita harapkan." terangnya pada konfrensi pers di ruang Humas BP Batam, Batam Centre - Batam.

Ia, menambahkan, tanaman yang akan kita tanam adalah jenis pohon Gaharu, yang akan dilakukan secara bertahap di waduk tembesi, yang mana waduk tersebut akan segera dimanfaatkan.

"Kurang lebih ada sekitar 10.000 bibit pohon Gaharu yang kita datangkan dari luar Kota, tahap pertama secara simbolis akan dilakukan pada hari Rabu (28/11/2018), di BP Batam dan selanjutnya dilanjutkan secara bertahap dikawasan tangkapan air di Waduk Tembesi," tutup Deputi IV BP Batam.

Gaharu, merupakan tanaman yang memiliki kayu kehitaman, dan batangnya memiliki aroma yang khas dan tanaman gaharu masuk dalam genus aquilaria. Meski termasuk pohon berkayu, Gaharu dikelompokkan dalam Hasil Hutab Bukan Kayu (HHBK).

Ditempat yang sama, Ketua Green Indonesia, Aldi menambahkan, Green Indonesia akan bekerjasama dengan BP Batam, dalam kegiatan menanam 10.000 pohon Gaharu di wilayah waduk Tembesi dengan luas sekitar 15 hektar, sesuai tema Sepenuh jiwa dan raga melestarikan dunia hijau di Indonesia.

"Kenapa kita memilih pohon Gaharu, karena pohon ini  yang terbaik bisa menyimpan air, dan bernilai ekonomis tinggi, serta pohon tersebut dapat menghasilkan berbagai macam jenis obat obatan," tukasnya.



(atm)
 
Top