{[["☆","★"]]}
Bupati Hamid Rizal dan OPD saat di Mako Gardapati
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Salam selamat datang ala militer bergema di Aula Gedung Serbaguna Gardapati, Mako Batalyon Komposit 1 /Gardapati di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, saat menyambut kedatangan Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal pada Kamis pagi (13/9/2018).

Kedatangan Bupati Natuna ke Batalyon Komposit 1 /Gardapati, disambut langsung Komandan Batalyon (Danyon) Komposit I Gardapati Natuna, Letkol (Inf) Ahmad Daud Harahap.

Kunjungan bupati yang perdana  semenjak Batalyon ini diresmikan oleh Pangdam I /Bukit Barisan pada 6 Agustus 2018 ini, dalam rangka silahturahmi dan meningkatkan sinergisitas sekaligus memberikan pengarahan terhadap 539 prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan NKRI yang merupakan  wilayah pertahanan.
Bupati Sampaikan Sambutan dan Arahan

Pada pertemuan ini, bupati dan Danyon sama-sama menyampaikan harapan agar hubungan kerja sama antara Batalyon Komposit 1 /Gardapati dan Pemerintah Kabupaten Natuna dan Jajaran vertikal lainnya.

Dalam sambutannya,  Bupati Natuna mengatakan, jalin sinergisitas di wilayah perbatasan NKRI
selama ini sudah terjalin dengan baik dan tetap dipertahankan, dan jika perlu ditingkatkan lagi, sehingga hasil dari kerjasama semua pihak ini betul betul dapat dirasakan oleh masyarakat Natuna pada umumnya.

” Saya berpesan dengan kehadiran para prajurit Batalyon Komposit suasana Natuna, semakin tenang dan tentram. Sehingga masyarakat bisa semakin nyaman dan merasa aman. Semoga apa yang kita inginkan bisa terlaksana dengan baik,” ucap Hamid Rizal.
Danyon Gardapati, Letkol (Inf) Ahmad Daud Harahap Sampaikan Kata Sambutan


Menurut Hamid Natuna sebagai daerah Terluar, Tertinggal dan Terdepan (3T), merupakan wilayah perbatasan dan basis pertahanan NKRI, juga daerah memiliki cadangan Migas terbesar di Asia. Oleh karenanya, Natuna membutuhkan pengamanan yang kuat. Sehingga mampu menghalau adanya gangguan dan ancaman dari negara Asing. Berbatasan langsung beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Vietnam, Thailand dan Tiongkok.

” Saya berharap marilah kita bersatu bersama TNI, Polri dan Rakyat, untuk menjaga daerah ini dengan baik. Selain itu, dengan kehadiran TNI, perekonomian masyarakat bisa membaik, pintanya.


Hal senada diungkapkan Danyon Komposit I Gardapati Natuna, Letkol (Inf) Ahmad Daud Harahap, yang didampingi oleh Wadanyon Komposit I Gardapati, Kapten (Arh) Alse Ariyanto dan sejumlah Perwira. Danyon mengatakan, para prajurit yang bertugas di bawah Komando Yon Komposit I Gardapati, masih akan terus bertambah.
Para Prajurit Gardapati

Saat ini, kata Ahmad Daud, prajurit Batalyon masih terus melakukan berbagai perlengkapan prajurit, alat sistem utama persenjataan (Alutsita) dan sarana prasarana pendukung lainnya.

” Kami ditugaskan disini untuk menjaga keutuhan NKRI, dari gangguan asing. Mohon Pak Bupati, memberikan arahan kepada kami, dalam menjalankan tugas di Natuna,” ujar Daud.

Dikatakan Daud, hingga saat ini, dirinya bersama seluruh prajurit. Sudah menjadi bagian dari masyarakat Natuna. Meski mereka berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Namun, keamanan dan kenyamanan di daerah Perbatasan Natuna adalah harga mati, tegasnya.

Sebelum, mengakhiri pertemuan tersebut, tak lupa Bupati Natuna menyampaikan ungkapan terima kasih atas waktu dan kesempatan, bisa berkunjung ke Batalyon Komposit 1 /Gardapati Natuna.

Pada kegiatan ini, Bupati didampingi Sekda Natuna Wan Siswandi, Kaban BP3D Mustafa, Kadis PUPR Tasrif Amran, Kadis Perindagkop Helmi Wahyuda, Kabag Umum dan Perlengkapan Suhardi dan sejumlah OPD lainnya.

Adw
 
Top