{[["☆","★"]]}
Kabag OPS Polresta Natuna Elfizar Menyematkan Kepesertaan Pengamanan ke Sejumlah Instansi 
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Menjelang pelaksanaan tahapan Pemilu yang akan mulai berlangsung pada Kamis (20/9/2018), Polres Natuna menggelar apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata 2018.

Apel diikuti tidak hanya oleh personil Polres Natuna, namun juga perwakilan TNI, Sarnas, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan  Pegawai Pemkab Natuna.

Pada apel yang dihadiri langsung oleh Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal,perwakilan FKPD, pimpinan sejumlah OPD dan camat sepulau Bunguran itu, bertindak sebagai inspektur Upacara, Wakapolres Natuna Kompol. Renan.

Polres Natuna rencananya akan melibatkan 770 personil guna pengamanan operasi pengamanan Pemilu 2019. Personil yang dilibatkan itu antara lain 200 personil Polres Natuna, 40 dari TNI, 500 Linmas dan 30 orang Brimob dari Polda Kepri.

Kabagops Polres Natuna Elfizar , yang bertugas sebagai Kepala Perencanaan Pengendalian Operasi pada Operasi Mantap Brata 2018 di Polres Natuna mengungkapkan, 700 orang personil  kepolisian dan Linmas akan ditempatkan pada 225 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“ Untuk personil Brimob dari Polda Kepri masih kita tunggu, kemaren memang sudah kita ajukan,” ujar Elfizar, Rabu (19/9/2018).

Untuk penempatan petugas kepolisian dan Linmas tidak hanya ditempat pemungutan suara,namun juga selama berlangsungnya tahapan Pemilu yang mulai dilaksanakan pada 20 September ini.

Elfizar menambahkan,wilayah Kabupaten Natuna selama ini cenderung aman dari berbagai ancaman politik dan lainnya yang bisa memecah belah bangsa. Namun dikarenakan letak dan kondisi geografis Natuna yang eruppa kepulauan menuntut penempatan personil keamanan harus diperkuat.

“Kalau keamanan, Natuna termasuk wilayah yang aman, namun letak geografis Natuna yang berupa kepulauan ini yang menjadi fokus utama pengamanan dalam Pemilu,” jelas Elfizar.

Adw
 
Top