{[["☆","★"]]}
Yunizar Kailani, Kadisnakertrans KKA
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Sebanyak 38 Buruh di PT.Cipta Krida Bahari (CKB) yang sudah memenuhi persyaratan akan diangkat menjadi tenaga kerja permanen atau Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu ( PKWTT)  dan  21 buruh lainnya akan dipermanenkan pada tahap dua setelah masa kontrak kerja berakhir. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KKA Yunizar Kailani, usai melakukan perundingan tripartit dengan karyawan PT. CKB  anggota Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) dan Managemen PT. CKB di kantor Disnakertrans KKA.

Selain itu disampaikannya bahwa, dua orang karyawan yang sudah habis masa kontraknya, akan diberikan sagu hati/tali asih oleh pihak perusahaan CKB.

Sedangkan, terkait ada pelanggaran yang dilakukan pihak CKB tentang jaminan kesehatan buruh yang tidak dicover asuransi, BPJS dan tunjungan hari raya, pihak perusahaan juga berjanji akan mengakomodir aspirasi tersebut.

" " Itu sesuai hasil kesepakatan bersama perundingan tripartit tadi.
Keputusan yang disepakati akan disampaikan pihak perusahaan pada hari Senin tanggal 20 Agustus 2018." terang Yunizar, Kamis (16/8/2018).

Dengan adanya kesepakatan itu, Yunizar berharap pihak buruh untuk tidak melakukan mogok kerja sesuai ancaman buruh kepada pihak perusahaan. 

" Saya imbau kepada kawan-kawan pekerja melalui serikat pekerja agar menjaga tidak melakukan mogok kerja atau  unjuk rasa. Tolong jaga kondusifitas di Matak, karena Matak adalah salah satu objek vital (Obvit)." Imbaunya.

Yunizar mengaku dirinya siap untuk  menengahi permasalahan buruh jika ada permasalahan  dengan  pihak perushaan.

" Kalau ada masalah segera dimusyawarahkan ke kami, tidak mesti dilakukan dengan cara mogok atau demo. Saya menawarkan diri kalau ada karyawan yang merasa dirugikan kasih tahu sama saya cepat, data diri mereka pasti akan saya lindungi dan saya akan konfirmasi kepada pihak perusahaan." Jelas Yunizar.

Lionardo
 
Top